Sholat di Hijir Ismail

BIRO UMROH SOLO Sholat di Hijir Ismail Salah satu tata cara umroh yang disunnahkan adalah thawaf atau mengelilingi Ka’bah sambil mencium Hajar Aswad. Selain itu,  ada satu bangunan di sekitar Kakbah yang memiliki sejarah dan keutamaan bagi para jamaah haji atau umroh. Bangunan tersebut berupa tembok berbentuk setengah lingkaran (Al Hatim) yang merupakan bagian dari Ka’bah. Bangunan yang bernama Hijr Ismail  itu  terletak antara Rukun Syami dan Rukun Iraqi.

Sholat di Hijir Ismail

 

Sholat di Hijir Ismail

Sholat di Hijir Ismail. Sebagai salah satu peninggalan yang bersejarah, umat Islam mempercayai jika Hijir Ismail dahulu merupakan tempat tinggal Nabi Ibrahim beserta keluarganya.  Bagi para jamaah umroh atau haji yang sedang menjalankan thawaf, maka bisa masuk ke dalam Hijir Ismail. Namun hanya puluhan orang saja yang bisa masuk, mengingat ukuran Hijir Ismail yang tidak terlalu besar. Hijir Ismail hanya memiliki diameter sekitar 3 meter saja.

Pada saat memasuki Hijir Ismail ini, para jamaah dianjurkan untuk beribadah dengan menunaikan Sholat di Hijir Ismail (sholat sunnah), berdoa, dan berdzikir.  Banyak jamaah yang percaya bahwa dengan beribadah di Hijir Ismail ini maka sama dengan menjalankan sholat di dalam Kakbah. Setelah peristiwa Fathul Makkah, Rasululloh SAW  ditanya oleh Aisyah mengenai bentuk Kakbah. Kemudian Rasululloh SAW menyampaikan keinginannya :

“Andai bukan karena kaummu baru saja keluar dari masa jahiliyah, sehingga saya khawatir jika mereka menolak, niscaya akan aku gabungkan tembok setengah lingkaran itu jadi satu dengan kakbah, dan pintunya saya buat sama dengan tanah.” (HR. Bukhori dan Muslim)

Sebagaimana hadist dari Aisyah ra, ia berkata, “Aku sangat ingin memasuki kakbah untuk melakukan shalat di dalamnya”. Rasululloh SAW kemudian membawa Siti Aisyah ke dalam Hijir Ismail sambil berkata, ”Shalatlah kamu di sini jika kamu ingin shalat di dalam Kakbah, karena ini termasuk sebagian dari Ka’bah.”

Rasulullah SAW juga bersabda, “Wahai Abu Hurairah, di pintu Hijir Ismail ada malaikat yang selalu mengatakan kepada setiap orang yang masuk dan shalat dua rakaat di Hijir Ismail; kamu telah diampuni dosa-dosamu. Maka mulailah dengan amalanmu yang baru”.

Dari kedua hadist tersebut tentu hal ini membuat banyak jamaah ingin beribadah di Hijir Ismail namun karena ukurannya yang terbatas, maka jamaah harus bersabar dan berdesakan.

 

Sholat di Hijir Ismail

Sholat di Hijir Ismail Di balik kemuliaan Hijir Ismail tersebut, terdapat kisah sejarah pembangunannya yaitu pada saat Rasululloh SAW berusia 35 tahun terjadi banjir yang membuat bangunan Kakbah rusak hingga tersisa puing dan sisa tembok saja. Melihat kejadian tersebut, orang Quraisy berencana merenovasi Kakbah dan menyiapkan berbagai perlengkapan serta tenaga kerja.

Sholat di Hijir Ismail Namun, ternyata orang Quraisy memiliki standar yang berbeda untuk membangun Kakbah karena kemampuan ekonominya sangat bagus. Abu Wahb yang merupakan paman ayah Nabi SAW memberikan peringatan agar kaum Quraisy membangun Kakbah dari dana yang halal hingga akhirnya dana pembangunan menjadi terbatas.

Oleh karena itu, kamu Quraisy tidak bisa membangun Kakbah seperti sedia kala, sehingga hanya terdapat tanda berupa tembok yang setinggi pundak.  Tembok ini berfungsi sebagai pembatas para jamaah yang melakukan thawaf agar tak dilewati.

Sholat di Hijir Ismail Bagi jamaah umroh atau haji yang melakukan thawaf dan memasuki Hijir Ismail, maka hitungan thawafnya dianggap batal karena dianggap mengelilingi Kakbah dengan tidak sempurna, atau dianggap telah memasuki kakbah. Sementara definisi thawaf itu sendiri adalah mengelilingi kakbah dengan batasan tembok luar kakbah sebanyak 7 kali putaran. Memasuki hijir Ismail, berdo’a, berdzikir, dan melaksanakan sholat di dalamnya adalah sunnah. Dalam artian tidak ada kaitan dengan rukun haji maupun umrah.

 

Sholat di Hijir Ismail Ada sebagian anggapan bahwa Hijir Ismail adalah tempat di mana terdapat makam (kuburan) Nabi Ismail. Namun pendapat ini tidak memiliki dalil yang benar. Tidak ada riwayat shahih dari Rasululloh  SAW yang menyebutkan hal demikian itu.

 

BIRO UMROH SOLO

SHAFA TOUR

Telp/sms/whatsapp: 081 226 555 449 (Arief)

Kantor: Jl. Dr. Radjiman 641A Surakarta (Depan Pom Bensin Jongke)

Web: www.shafaumroh.com

 

sumber: http://www.syakirawisata.com/ingin-sholat-di-dalam-kabah-masuklah-di-hijir-ismail/

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.