Cara Shalat Wanita

BIRO UMROH SOLO Cara Shalat Wanita Shalat adalah ucapan-ucapan dan perbuatan-perbuatan tertentu, yang dimulai dengan takbiratul ihram dan diakhiri dengan salam. Shalat adalah tiang agama. Hukumnya wajib untuk didirikan bagi semua umat muslim di dunia.

Nabi SAW bersabda, “Shalatlah sebagaimana engkau melihat aku shalat.” (HR. Bukhari)

Dari hadist di atas, jelas bahwa tidak ada perbedaan tentang tata cara shalat wanita dan pria. Rasululloh SAW melaksanakan shalat dengan menghadap kiblat, niat shalat, mengangkat tangan sejajar pundak atau sejajar telingaa saat takbir, bersedekap (tangan kanan di atas tangan kiri), dan membuka shalat dengan doa iftitah, dan lain-lain.

Cara Shalat Wanita

 

Lalu bagaimana cara shalat wanita?

 

  • Hendaknya setiap muslimah menjaga shalat pada waktunya dengan memenuhi syarat-syarat, rukun-rukun, dan wajib-wajib shalat.

Cara Shalat Wanita Shalat. Alloh SWT berfirman, “(Hendaklah kalian para wanita) dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya.” (QS. Al Ahzab: 33)

 

  • Tidak menunda pengerjaan shalat hingga keluar waktunya tanpa ada uzur syar’i.

Cara Shalat Wanita Shalat. Alloh SWT berfirman, “Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memperturutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kesesatan, kecuali orang yang bertaubat, beriman dan beramal shalih, maka mereka itu akan masuk surga dan tidak dianiaya (dirugikan) sedikitpun.” (QS. Maryam: 59-60)

  • Tidak disyariatkan azan dan iqamah bagi wanita.

Cara Shalat Wanita Shalat. Mengumandangkan azan disyariatkan dengan mengeraskan suara, padahal wanita tidak diperkenankan mengeraskan suara.

 

  • Setiap tubuh wanita adalah aurat dalam shalat kecuali wajahnya.

Cara Shalat Wanita Shalat. Wanita wajib menutup wajahnya dari pandangan laki-laki yang bukan mahramnya, baik di dalam maupun di luar shalat. Intinya, dalam shalat hendaklah wanita menutup kepala, pundak, leher dan tubuh lainnya sampai kakinya juga ditutup.
Dari ‘Aisyah ra, Nabi SAW bersabda, “Tidaklah diterima oleh Allah shalat seorang wanita yang sudah mengalami haidh kecuali dengan khimar (menutupi kepala dan lehernya).” (HR. Abu Daud, Tirmidzi, dan Ibnu Majah)

 

  • Wanita hendaklah menghimpitkan anggota badannya ketika ruku’ dan sujud, tidak membuka atau merenggangkannya karena hal ini lebih menutupi aurat wanita

Cara Shalat Wanita Shalat. Imam Nawawi ra menyatakan dalam Al-Majmu’ (3: 455), “Imam Syafii ra dalam Al-Mukhtashar menyatakan bahwa tidak ada bedanya antara laki-laki dan perempuan dalam cara mengerjakan shalat kecuali wanita disunnahkan untuk merapatkan anggota tubuhnya dengan lainnya atau menghimpitkan antara perut dan pahanya saat sujud. Ini juga dilakukan ketika ruku’ dan dilakukan pada setiap shalat.”

 

  • Shalat wanita secara berjamaah dengan diimami sesama wanita.

Cara Shalat Wanita Shalat. Para ulama ada yangberbeda pendapat. Ada ulama yang melarang dan ada juga yang membolehkannya. Namun mayoritas ulama menyatakan hal itu tidak terlarang. Nabi SAW pernah memerintahkan pada Ummu Waraqah untuk mengimami shalat orang-orang yang ada di rumahnya.

 

  • Wanita diperbolehkan shalat berjamaah di masjid.

Boleh bagi wanita keluar dari rumah untuk mengerjakan shalat berjamaah di masjid bersama jamaah pria. Namun shalat wanita di rumahnya lebih baik karena di rumah itu lebih tertutup.

Dari Ibnu ‘Umar ra, Rasulullah SAW bersabda, “Janganlah kalian menghalangi istri-istri kalian untuk ke masjid. Namun shalat di rumah mereka itu lebih baik bagi mereka.” (HR. Abu Daud dan Ahmad)

Itulah beberapa cara shalat wanita. Semoga bermanfaat.

 

BIRO UMROH SOLO

SHAFA TOUR

Telp/sms/whatsapp: 081 226 555 449 (Arief)

Kantor: Jl. Dr. Radjiman 641A Surakarta (Depan Pom Bensin Jongke)

Web: www.shafaumroh.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.