Miqat Bir Ali

BIRO UMROH SOLO Miqat Bir Ali Bir Ali merupakan nama sebuah tempat miqat bagi penduduk Madinah atau jamaah dari negara lain yang tiba dari arah Madinah, baik untuk ibadah umroh maupun ibadah haji. Di Miqat Bir Ali terdapat sebuah masjid yang dikenal dengan nama Masjid Miqat. Masjid ini terletak kurang lebih 10 kilometer atau 15 menit perjalanan dari kota Madinah.

Miqat Bir Ali

 

Para Jamaah dapat melakukan niat ihram dan berihram di Miqat Bir Ali ini. Ada tiga hal yang harus diamalkan saat mengambil miqat yaitu mandi sunah ihram dan memakai pakaian ihram; sholat sunnah ihram dua rakaat; dan berniat ihram serta bertalbiyah.

Setelah melaksanakan Miqat Bir Ali, jamaah umroh atau haji akan menempuh perjalanan selama 450 menit atau 4-6 jam menuju kota Mekkah. Selama perjalanan ini, para jamaah harus sudah mematuhi sunnah dan larangan umroh.

Sunnah dan Larangan Saat Umroh

 

Miqat Bir Ali: Sejarah Masjid Miqat

Miqat Bir Ali. Rasululloh SAW pernah berteduh di bawah pohon jenis akasia saat akan menuju ke Mekkah untuk melaksanakan ibadah umroh. Tempat berteduh Rasululloh SAW itulah yang kemudian didirikan Masjid Miqat ini. Maka dari itu, banyak para jamaah yang menjadikan Masjid Miqat ini untuk tempat berhenti sejenak saat ingin melaksanakan ibadah haji atau umroh.

Masjid ini memiliki keanggunan dan keindahan tersendiri. Para jamaah dapat membersihkan diri atau mandi di sini, shalat ihram dua rekaat, dan mengambil niat ihram.

 

Miqat Bir Ali: Penamaan Nama Masjid

Miqat Bir Ali. Masjid Miqat atau Masjid Bir Ali memiliki beberapa julukan nama. Nama ‘bir ali’ bermula dari Sayyidina Ali bin Abi Thalib yang pernah menggali banyak sumur di sekitar lokasi Masjid. “Bir” berarti sumur dan “Ali” diambil dari nama Sayyidina Ali.

Miqat Bir Ali. Kemudian nama Masjid Miqat dan Masjid Al Ihram. Dinamakan dua nama tersebut karena memang Masjid Bir Ali digunakan untuk bermiqat dan berihram umat Islam yang menunaikan ibadah haji atau umroh. Kemudian Masjid Syajarah (pohon). Dinamakan ‘syajarah’ karena masjid ini dibangun di tempat di mana Nabi SAW pernah berteduh di bawah pohon sejenis akasia. Masjid ini juga disebut dengan Masjid Dzul Hulaifah karena terletak di distrik Dzul Hulaifah.

 

Miqat Bir Ali: Keunikan Bir Ali

Miqat Bir Ali. Karena banyaknya para jamaah yang mandi di Bir Ali sebelum memakai pakaian ihram, masjid cantik ini kemudian dilengkapi dengan 512 toilet dan 566 kamar mandi. Beberapa di antaranya dikhususkan untuk peziarah yang memiliki kekurangan fisik Seluruh bagian masjid mulai dari daun pintu, karpet, hingga toilet, dan kamar mandi berbau wangi. Ada banyak petugas kebersihan di sini.

Miqat Bir Ali

Menurut sejarahnya, Masjid Bir Ali pernah mengalami beberapa kali renovasi

  • Pemerintahan Gubernur Madinah, Umar bin Abdul Aziz (87-93 Hijriyah)
  • Zaini Zainuddin Al Istidar pada tahun 861 Hijriyah (1456 Masehi)
  • Dinasti Usmaniah dari Turki dengan dibantu seorang muslim dari India pada tahun 1090 Hijriyah (1679 Masehi
  • Raja Abdul Aziz yang memerintah Kerajaan Saudi Arabia dari tahun 1981 sampai 2005.

Miqat Bir Ali. Masjid yang semula kecil dan sederhana kini menjelma menjadi bangunan indah. Keseluruhan areal Masjid Bir Ali luasnya sekitar 9.000 meter persegi yang terdiri dari 26.000 meter persegi bangunan masjid, 34.000 taman, lapangan parkir, dan paviliun.

Miqat Bir Ali

 

 

BIRO UMROH SOLO

SHAFA TOUR

Telp/sms/whatsapp: 081 226 555 449 (Arief)

Kantor: Jl. Dr. Radjiman 641A Surakarta (Depan Pom Bensin Jongke)

Web: www.shafaumroh.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.