Tips Melakukan Thawaf Sesuai Tuntunan Thawaf

BIRO UMROH SOLO Tips Melakukan Thawaf Sesuai Tuntunan Thawaf merupakan salah satu rukun haji atau umroh yang wajib ditunaikan bagi jamaah haji atau jamaah umroh. Thawaf berarti kegiatan ibadah dengan berjalan mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh kali dengan arah yang berlawanan jarum jam sambil berdoa.

Tips Melakukan Thawaf Sesuai Tuntunan

 

Tips Melakukan Thawaf Sesuai Tuntunan ada beberapa macam thawaf. Thawaf Qudum atau thawaf pembukaan, biasanya dilakukan saat pertama kali datang ke Mekkah. Thawaf Wada’ atau thawaf perpisahan, dilakukan saat perpisahan atau meninggalkan kota Mekkah. Thawaf Sunnah, dilakukan kapan pun, tanpa terikat waktu. Thawaf Ifadah, salah satu rukun haji yang wajib dilakukan.

Tips Melakukan Thawaf Sesuai Tuntunan. Thawaf ini menjadi salah satu rukun yang paling banyak dielukan jamaah. Mengapa? Karena dengan ibadah thawaf, jamaah bisa dekat ke Ka’bah dan mencium Hajar Aswad. Bukan pemandangan hal aneh lagi jika pada saat melakukan thawaf, banyak jamaah yang berdesak-desakan karena ingin mencium hajar Aswad.

 

Maka dari itu, berikut ini ada beberapa Tips Melakukan Thawaf Sesuai Tuntunan yang sebaiknya Anda lakukan.

 

  • Jangan Memisahkan Diri dari Rombongan atau Pasangan

Tips Melakukan Thawaf Sesuai Tuntunan pertama.  Banyak jamaah yang melakukan thawaf. Berdesak-desakan pun tidak bisa dihindari. Jangan sampai Anda terpisah dari rombongan, pasangan, maupun kerabat. Anda dapat menyusahkan diri sendiri dan kehilangan arah. Jika harus meminta bantuan pada polisi, minta antarlah sampai ke tempat tujuan, bukan hanya ditunjukkan arah jalan. Anda mungkin akan kesulitan dalam mengenal tempat-tempat di sekitar sana.

 

  • Ikuti Arus Putaran Thawaf

Tips Melakukan Thawaf Sesuai Tuntunan kedua. Mengikuti putaran arus thawaf penting untuk Anda lakukan. Jangan sampai Anda melenceng atau menyeberang dari rombongan hanya karena ingin dekat ke Ka’bah atau mencium Hajar Aswad. Ingat, banyak orang yang juga ingin mencium Hajar Aswad. Jadi, mereka akan saling berdesak-desakan dan tanpa sadar menyakiti orang-orang di sekitarnya saat melakukan thawaf. Lebih baik menghilangkan kesunnahan mencium hajar Aswad untuk keselamatan diri dan menghargai jamaah lain. Namun jangan berputus asa dengan keinginan melaksanakan sunnah karena Alloh yang akan mencarikan jalan.

 

  • Perbanyak Dzikir

Tips Melakukan Thawaf Sesuai Tuntunan ketiga. Salah satu persiapan sebelum berangkat ibadah haji atau umroh, seperti yang sudah dijelaskan di artikel sebelumnya adalah kesiapan mental. Mengapa? Karena kondisi di sana akan jauh berbeda dari perkiraan atau dugaan kita. Jika Anda baru saja masuk ke area thawaf untuk melakukan thawaf dan ternyata telah penuh dengan jamaah, perbanyak dzikir dan selawat. Jangan sampai Anda mengucapkan kalimat yang aneh atau akan menyusahkan diri Anda sendiri. Ingatlah bahwa pertolongan Alloh akan datang pada mereka yang meminta dan bersabar.

 

  • Baca Buku Panduan Umroh

Tips Melakukan Thawaf Sesuai Tuntunan keempat. Sebelum melakukan thawaf atau rukun-rukun yang lain, baca terlebih dahulu buku panduan umroh Anda. Jadi saat melakukan thawaf, Anda bisa mengucapkan kalimat atau doa thawaf dengan lafal yang jelas. Anda juga bisa membawa buku tersebut, jika Anda membawa tas kecil.

 

  • Lafalkan Selawat atau Berdzikir, Jika Takut Salah Doa Thawaf

Tips Melakukan Thawaf Sesuai Tuntunan kelima. Hal ini mungkin sering terjadi karena banyaknya jamaah yang melafalkan doa thawaf melakukan thawaf. Anda kemungkinan tidak mendengar suaru pemandu dengan jelas. Jika demikian, lafalkan selawat, tetap berdzikir, mohon pertolongan pada Alloh SWT, dan panjatkan doa-doa Anda.

Jika Alloh SWT berkenan, Ia akan membukakan jalan bagi Anda untuk melakukan thawaf, sehingga Anda bisa membaca buku panduan atau berkonsentrasi melafalkan doa doa thawaf. Bacaan thawaf sangat banyak dan berbeda-beda di setiap putaran.

 

  • Lambaikan Tangan ke Arah Hajar Aswad dan Kecup Tangan Anda

Tips Melakukan Thawaf Sesuai Tuntunan keenam. Jika sampai pada putaran ketujuh thawaf dan Anda belum diberi kesempatan dekat pada Ka’bah, bahkan mencium hajar Aswad, Anda tidak perlu bersedih hati. Rasululloh SAW memberikan beberapa contoh sikap yang dapat dilakukan untuk melakukan sunnah mencium Hajar Aswad melakukan thawaf. Salah satunya dengan melambaikan tangan ke arah Hajar Aswad dan mengecup tangan yang digunakan untuk melambai tadi. Sebisa mungkin hindari berdesak-desakan dengan jamaah lain melakukan thawaf, tanpa memupus niat untuk berusaha dekat pada Hajar Aswad.

 

Bagi Anda yang menggunakan kursi roda saat melakukan thawaf, Anda tidak perlu khawatir. Tips Melakukan Thawaf Sesuai Tuntunan bisa cek di sini

Tips Umroh Bagi Pengguna Kursi Roda

 

Tips Melakukan Thawaf Sesuai Tuntunan Dalam melakukan thawaf, banyak sunnah yang bisa Anda lakukan. Namun rukun ibadah ini juga banyak dinantikan oleh jamaah lain. Lebih baik Anda menghilangkan kesunnahan itu, daripada Anda tidak menghormati sesama muslim dengan sengaja atau tidak telah menyakiti dan tidak memperhatikan keselamatan diri sendiri dan orang lain.

 

Rasululloh SAW bersabda, “Hai Umar, engkau adalah seorang yang kuat. Jangan engkau berdesak-desakan untuk mendekati Hajar Aswad lalu kamu menyakiti yang lemah. Jika kamu memperoleh kesempatan, maka ciumlah Hajar Aswad itu. Jika tidak, cukup dengan takbir dan terus berjalan.” (HR. Al Syafi’i)

 

BIRO UMROH SOLO

SHAFA TOUR

Telp/sms/whatsapp: 081 226 555 449 (Arief)

Kantor: Jl. Dr. Radjiman 641A Surakarta (Depan Pom Bensin Jongke)

Web: www.shafaumroh.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.