Keutamaan dan Keberkahan Hari Jumat

BIRO UMROH SOLO Keutamaan dan Keberkahan Hari Jumat – Oleh Dr. Nashir bin ‘Abdirrahman bin Muhammad al-Juda’i. Hari Jum’at merupakan hari yang paling utama (afdhal) dari semua hari dalam sepekan. Dia adalah hari yang penuh barakah. Allah Ta’ala mengkhususkan hari Jum’at ini hanya bagi kaum Muslimin dari seluruh kaum dari ummat-ummat terdahulu. Dan di antara beberapa keutamaan dan barakah hari yang agung ini adalah sebagai berikut:

Keutamaan dan Keberkahan Hari Jumat

Pertama, terdapat berbagai hadits yang menjelaskan keutamaan dan kemuliaan hari Jum’at. Di antaranya hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“خَيْرُ يَوْمٍ طَلَعَتْ عَلَيْهِ الشَّمْسُ يَوْمُ الْجُمُعَةِ فِيهِ خُلِقَ آدَمُ وَفِيهِ أُدْخِلَ الْجَنَّةَ وَفِيهِ أُخْرِجَ مِنْهَا وَلاَ تَقُومُ السَّاعَةُ إِلاَّ فِي يَوْمِ الْجُمُعَةِ.”

“Sebaik-baik hari dimana matahari terbit di saat itu adalah hari Jum’at. Pada hari ini Adam diciptakan, hari ketika ia dimasukan ke dalam Surga dan hari ketika ia dikeluarkan dari Surga. Dan hari Kiamat tidak akan terjadi kecuali pada hari Jum’at.”[1]

Hadits berikutnya, dari Abu Hurairah dan Hudzaifah[2]

“أَضَلَّ اللهُ عَنِ الْجُمُعَةِ مَنْ كَانَ قَبْلَنَا فَكَانَ لِلْيَهُوْدِ يَوْمُ السَّبْتِ وَكَانَ لِلنَّصَارَى يَوْمُ الأَحَدِ فَجَاءَ اللهُ بِنَا فَهَدَانَا اللهُ لِيَوْمِ الْجُمُعَةِ.”

‘Allah menyimpangkan kaum sebelum kita dari hari Jum’at. Maka untuk kaum Yahudi adalah hari Sabtu, sedangkan untuk orang-orang Nasrani adalah hari Ahad, lalu Allah membawa kita dan menunjukan kita kepada hari Jum’at.’” [Al-Hadits] [3]

Dan hadits-hadits lain yang menunjukkan besarnya keutamaan hari Jum’at dan keistimewaannya di banding hari-hari lainnya.

1. Di antara keberkahan hari Jum’at, bahwa di dalamnya terdapat waktu-waktu dikabulkannya do’a.
Dalam ash-Shahihain terdapat hadits dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebut hari Jum’at, lalu beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“فِيْهِ سَاعَةٌ لاَ يُوَافِقُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ وَهُوَ قَائِمٌ يُصَلِّي يَسْأَلُ اللهَ تَعَالَى شَيْئًا إِلاَّ أَعْطَاهُ إِيَّاهُ وَأَشَارَ بِيَدِهِ يُقَلِّلُهَا.”

“‘Di hari Jum’at itu terdapat satu waktu yang jika seorang Muslim melakukan shalat di dalamnya dan memohon sesuatu kepada Allah Ta’ala, niscaya permintaannya akan dikabulkan.’ Lalu beliau memberi isyarat dengan tangannya yang menun-jukkan sedikitnya waktu itu.”[4]

Para ulama dari kalangan Sahabat, Tabi’in dan setelah mereka berbeda pendapat tentang “waktu itu”, apakah (perkara) waktu tersebut tetap ada (relevan hingga saat ini) ataukah sudah dihapus? Sementara bagi kelompok yang menyatakan bahwa waktu itu tetap ada, mereka berselisih pendapat tentang penentuan waktu tersebut, seluruhnya menjadi lebih dari menjadi tiga puluh pendapat. Semua itu dinukil oleh al-Hafizh Ibnu Hajar al-‘Asqalani رحمهما الله beserta dengan dalil-dalilnya.[5] Dari semua pendapat itu, terdapat dua pendapat yang paling kuat.

Pertama, bahwa waktu itu dimulai dari duduknya imam sampai pelaksanaan shalat Jum’at. Di antara dalilnya adalah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam kitab Shahihnya,

“عَنْ أَبِي بُرْدَةَ بْنِ أَبِي مُوسَى الأَشْعَرِيِّ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: أنَّ عَبْدَ اللهِ بْنُ عُمَرَ c قَالَ لَهُ: أَسَمِعْتَ أَبَاكَ يُحَدِّثُ عَنْ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي شَأْنِ سَاعَةِ الْجُمُعَةِ ؟ قَالَ : قُلْتُ نَعَمْ. سَمِعْتُهُ يَقُولُ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: هِيَ مَا بَيْنَ أَنْ يَجْلِسَ الإِمَامُ إِلَى أَنْ تُقْضَى الصَّلاَةُ.”

Dari Abu Burdah bin Abi Musa al-Asy’ari[6] Radhiyallahu anhubahwa ‘Abdullah bin ‘Umar Radhiyallahu anhuma berkata padanya, “Apakah engkau telah mendengar ayahmu meriwayatkan hadits dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sehubungan dengan waktu ijaabah pada hari Jum’at?” Lalu Abu Burdah mengatakan, ‘Aku menjawab, ‘Ya, aku mendengar ayahku mengatakan bahwa, ‘Aku mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Yaitu waktu antara duduknya imam sampai shalat dilaksanakan.’”[7]

Di antara orang yang menguatkan pendapat ini adalah Imam an-Nawawi rahimahullah. Bahkan dia mengatakan, “Pendapat ini shahih, bahkan shawaab (benar),” [8] Sedangkan Imam as-Suyuthi rahimahullah menentukan waktu yang dimaksud (dengan waktu tersebut), adalah ketika shalat didirikan.” [9]

Kedua, bahwa batas akhir dari waktu tersebut hingga setelah ‘Ashar. Di antara argumentasinya adalah hadits yang diriwayatkan oleh sebagian penulis kitab Sunan, dari Jabir bin ‘Abdillah Radhiyallahu anhu, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau bersabda,

“يَوْمُ الْجُمُعَةِ اثْنَتَا عَشْرَةَ سَاعَةً لاَ يُوجَدُ فِيْهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ يَسْأَلُ اللهَ شَيْئًا إِلاَّ آتَاهُ إِيَّاهُ فَالْتَمِسُوهَا آخِرَ سَاعَةٍ بَعْدَ الْعَصْرِ.”

“Hari Jum’at itu dua belas jam. Tidak ada seorang Muslim pun yang memohon sesuatu kepada Allah dalam waktu tersebut melainkan akan dikabulkan oleh Allah. Maka peganglah erat-erat (ingatlah bahwa) akhir dari waktu tersebut jatuh setelah ‘Ashar.” [10]

Dan di antara orang yang menguatkan pendapat ini adalah Imam Ibnul Qayyim rahimahullah, dia mengatakan, “Ini adalah pendapat yang dipegang oleh kebanyakan generasi Salaf, dan banyak sekali hadits-hadits mengenainya ”[11]

Sebagian ulama menyebutkan bahwa hikmah dari tersamarnya waktu ini adalah memotivasi para hamba agar bersungguh-sungguh dalam memohon, memperbanyak do’a dan mengisi seluruh waktu dengan beribadah, seraya mengharapkan pertemuannya dengan waktu yang penuh barakah itu.” [12]

2. Keberkahan lainnya yang dimiliki hari Jum’at, bahwa siapa saja yang menunaikan shalat Jum’at sesuai dengan tuntunan adab dan tata cara yang benar, maka dosa-dosanya yang ter-jadi antara Jum’at tersebut dengan Jum’at sebelumnya akan diampuni.

Sebagaimana disebutkan dalam Shahih al-Bukhari dari Salman al-Farisi Radhiyallahu anhu. Dia mengatakan bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“لاَ يَغْتَسِلُ رَجُلٌ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَيَتَطَهَّرُ مَا اسْتَطَاعَ مِنْ طُهْرٍ وَيَدَّهِنُ مِنْ دُهْنِهِ أَوْ يَمَسُّ مِنْ طِيبِ بَيْتِهِ ثُمَّ يَخْرُجُ فَلاَ يُفَرِّقُ بَيْنَ اثْنَيْنِ ثُمَّ يُصَلِّي مَا كُتِبَ لَهُ ثُمَّ يُنْصِتُ إِذَا تَكَلَّمَ اْلإِمَامُ إِلاَّ غُفِرَ لَهُ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْجُمُعَةِ اْلأُخْرَى.”

“Tidaklah seseorang mandi pada hari Jum’at, dan bersuci semampunya, berminyak dengan minyak, atau mengoleskan minyak wangi dari rumahnya, kemudian keluar (menuju masjid), dan dia tidak memisahkan dua orang (yang sedang duduk berdampingan), kemudian dia mendirikan shalat yang sesuai dengan tuntunannya, lalu diam mendengarkan (dengan seksama) ketika imam berkhutbah melainkan akan diampuni (dosa-dosanya yang terjadi) antara Jum’at tersebut dan ke Jum’at berikutnya.” [13]

Sedangkan dalam Shahih Muslim terdapat tambahan tiga hari. Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anhu dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau bersabda,

“مَنِ اغْتَسَلَ ثُمَّ أَتَى الْجُمُعَةَ فَصَلَّى مَا قُدِّرَ لَهُ ثُمَّ أَنْصَتَ حَتَّى يَفْرُغَ مِنْ خُطْبَتِهِ ثُمَّ يُصَلِّي مَعَهُ غُفِرَ لَهُ مَا بَيْنَهُ وَبَيْنَ الْجُمُعَةِ اْلأُخْرَى وَفَضْلُ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ.”

“Barangsiapa yang mandi lalu berangkat Jum’at, kemudian mendirikan shalat semampunya, selanjutnya diam mendengarkan khutbah (imam) hingga khutbahnya selesai kemudian shalat bersama imam, niscaya akan diampuni dosa-dosanya antara Jum’at itu hingga Jum’at berikutnya dan ditambah tiga hari lagi.” [14]

Telah dikemukakan pada pembahasan sebelumnya, hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam,

“اَلصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ وَالْجُمْعَةُ إِلَى الْجُمْعَةِ وَرَمَضَانُ إِلَى رَمَضَانَ مُكَفِّرَاتٌ مَا بَيْنَهُنَّ إِذَا اجْتَنَبَ الْكَبَائِرَ.”

“Shalat fardhu lima waktu, shalat Jum’at ke Jum’at berikutnya, dan Ramadhan ke Ramadhan berikutnya menghapuskan dosa-dosa yang dilakukan di antara masa tersebut jika ia menjauhi dosa-dosa besar.”

Pada zhahir hadits ini terdapat syarat untuk menjauhkan al-kabaa-ir (dosa-dosa besar) untuk dapat meraih keutamaan gugurnya dosa-dosa kecil

3. Keberkahan lain yang dimiliki hari Jum’at bahwa di dalamnya terdapat keutamaan yang besar bagi siapa saja yang bersegera pergi ke masjid lebih pagi untuk shalat Jum’at.
Dalam ash-Shahihain terdapat hadits Abu Hurairah Radhiyallahu anhu bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“مَنِ اغْتَسَلَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ غُسْلَ الْجَنَابَةِ ثُمَّ رَاحَ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَدَنَةً وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الثَّانِيَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَقَرَةً وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الثَّالِثَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ كَبْشًا أَقْرَنَ وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الرَّابِعَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ دَجَاجَةً، وَمَنْ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الْخَامِسَةِ فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَيْضَةً فَإِذَا خَرَجَ اْلإِمَامُ حَضَرَتِ الْمَلاَئِكَةُ يَسْتَمِعُونَ الذِّكْرَ.”

“Barangsiapa yang mandi pada hari Jum’at seperti mandi janabah lalu segera pergi ke masjid, maka seakan-akan berkurban dengan unta yang gemuk, dan barangsiapa yang pergi pada jam yang kedua, maka seakan-akan ia berkurban dengan sapi betina, dan barangsiapa pergi pada jam yang ketiga, maka seakanakan ia berkurban dengan domba yang bertanduk, dan barangsiapa yang pergi pada jam yang keempat seakan-akan ia berkurban dengan seekor ayam, dan barangsiapa yang pergi pada jam kelima, maka seakan-akan ia berkurban dengan sebutir telur. Dan apabila imam telah keluar (untuk berkhutbah), maka para Malaikat turut hadir sambil mendengarkan dzikir (nasihat/peringatan).” [15]

4. Keberkahan lainnya yang dimiliki hari Jum’at bahwa hari ini merupakan hari berkumpulnya kaum Muslimin.
Hari ini merupakan hari berkumpulnya kaum Muslimin dalam masjid-masjid mereka yang besar untuk mengikuti shalat dan se-belumnya mendengarkan dua khutbah Jum’at yang mengandung pengarahan dan pengajaran serta nasihat-nasihat yang ditujukan kepada kaum Muslimin yang kesemuanya mengandung manfaat agama dan dunia. Hari Jum’at ini juga memiliki beberapa keistimewaan yang mulia di antaranya disebutkan oleh Ibnu Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah sebanyak tiga puluh tiga. Bahkan Imam as-Suyuthi dalam risalahnya, Nuurul Lum’ah fii Khashaa-ishil Jumu’ah me-nambahkan keistimewaan tersebut menjadi seratus satu. Akan tetapi sebagian keistimewaan itu bersandar pada hadits-hadits yang lemah.

Maka, sudah sepantasnya seorang Muslim memanfaatkan hari yang mulia dan penuh barakah ini dengan melakukan ibadah-ibadah wajib maupun sunnah, [16] dan mengkonsentrasikan diri pada ibadah-ibadah tersebut sehingga dia dapat meraih pahala yang besar dan ganjaran yang setimpal.

[Disalin dari buku At Tabaruk Anwaa’uhu wa Ahkaamuhu, Judul dalam Bahasa Indonesia Amalan Dan Waktu Yang Diberkahi, Penulis Dr. Nashir bin ‘Abdirrahman bin Muhammad al-Juda’i, Penerbit Pustaka Ibnu Katsir]
_______
Footnote
[1]. Shahih Muslim (II/585) Kitaabul Jumu’ah.
[2]. Namanya adalah Hudzaifah bin al-Yaman dan nama al-Yaman dari Hasl. Ada yang menyatakan, Husail bin Jabir bin ‘Amr al-‘Absi. Beliau adalah teman rahasia Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallamdi lingkungan orang-orang munafik. Beliau menanyakan tentang keburukan kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan tujuan menjauhinya. Mangikuti perang Uhud bersama Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan juga dimenangkannya di Irak. Wafat di Madinah tahun 36 H. Lihat Asadul Ghaabah (I/468), Siyar A’lamin Nubalaa’ (II/361), al-Ishaabah (I/316) dan Tahdziibut Tahdziib (II/219).
[3]. Diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Shahihnya (II/286) kitab al-Jum’ah.
[4]. Shahih al-Bukhari (I/224) kitab al-Jum’ah dan Shahih Muslim (II/584) kitab al-Jumu’ah.
[5]. Lihat Fat-hul Baari (II/416-421).
[6]. Namanya ‘Amir bin Abi Musa ‘Abdullah bin Qais Abu Burdah al-Asy’ari, dikatakan bahwa namanya adalah al-Harits, juga dikatakan bahwa namanya adalah nama kun-yahnya. Beliau adalah seorang Qadhi di Kufah dan seorang yang tsiqah dalam banyak hadits. Beliau mempunyai kemuliaan-kemuliaan dan atsar-atsar yang masyhur. Wafat di Kufah tahun 103 H, ada yang menga-takan setelahnya.
[7]. Shahih Muslim (II/316) Kitaabul Jumu’ah.
[8]. Syarhun Nawawi li Shahiih Muslim (VI/140-141).
[9]. Risalah Nuurul Lum’ah fii Khashaa-ishil Jumu’ah, karya Imam as-Suyuthi yang terkandung dalam Majmuu’atur Rasaa-ilil Muniiriyyah (I/210).
[10]. Hadits ini diriwayatkan oleh Abu Dawud dalam kitab Sunannya (Sunan Abu Dawud VI/12) kitab ash-Shaalah, an-Nasa-i dalam Sunannya (III/99, 100) kitab al-Jumu’ah dan al-Hakim dalam al-Musradrak (I/279).
[11]. Zaadul Ma’aad (I/389, 394).
[12]. Fat-hul Baari (II/417).
[13]. Shahih al-Bukhari (I/213) kitab al-Jumu’ah bab ad-Duhn lil Jumu’ah.
[14]. Shahih Muslim (II/587) kitab al-Jumu’ah bab Man Asami’a wa Anshata fil Khutbah.
[15]. Shahih al-Bukhari (I/213) kitab al-Jumu’ah bab fadhlul Jumu’ah dan Shahih Muslim (II/587) kitab al-Jumu’ah bab at-Tahjiir Yaumil Jum’ah.
[16]. Saya mengingatkan disini bahwa shaum (puasa) yang dikhususkan hanya di hari Jum’at adalah dimakruhkan. Lihat rincian masalah ini disertai dalil-dalilnya dalam kitab Zaadul Ma’aad (I/416-420).

Jika Anda ingin segera beribadah di tanah suci,
cara paling mudah yang bisa Anda lakukan adalah
dengan mendaftar umroh. Tak perlu menunggu hingga bertahun-tahun pemberangkatan,
Kesempatan masih terbuka bagi Anda yang hendak melaksanakan ibadah umroh.
Tersedia banyak pilihan paket umroh yang murah dan berkah.
segera hubungi:
Telp/sms/whatsapp: 081 226 555 449 (Arief)

Kantor: Jl. Dr. Radjiman 641A Surakarta (Depan Pom Bensin Jongke)
Web: www.shafaumroh.com

Sumber: https://almanhaj.or.id/3315-beberapa-keutamaan-dan-keberkahan-hari-jumat.html

Keutamaan Umroh Bulan Ramadhan

BIRO UMROH SOLO Keutamaan Umroh Bulan Ramadhan Diriwayatkan oleh Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah bertanya kepada salah seorang wanita anshar: “Mengapa anda tidak ikut haji bersama kami?”

“Kami hanya memiliki 2 ekor onta. Onta yang satu dipakai suamiku bersama anakku pergi haji. Sementara yang satu digunakan untuk mengairi kebun.” Jawab wanita itu.

Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyarankan,

فَإِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فَاعْتَمِرِي ، فَإِنَّ عُمْرَةً فِيهِ تَعْدِلُ حَجَّةً مَعِي

Jika datang bulan Ramadhan, lakukanlah umrah. Karena umrah di bulan Ramadhan, senilai haji bersamaku. (HR. Bukhari 1782 dan Muslim 1256).

Dalam riwayat lain dinyatakan, wanita anshar yang disebutkan dalam hadis di atas bernama Ummu Ma’qil.

Ulama berbeda pendapat tentang keutamaan umrah Ramadhan yang disebutkan dalam hadis di atas. Ada 3 pendapat ulama dalam hal ini:

Pertama, keutamaan ini hanya berlaku khusus untuk wanita itu, dan tidak berlaku untuk yang lainnya. Diantara ulama yang memilih pendapat ini adalah Said bin Jubair, salah seorang ulama tabi’in,  murid Ibn Abbas radhiyallahu ‘anhu. Pendapat beliau dinukil oleh Ibn Hajar dalam Fathul Bari (3/605).

Diantara dalil yang mendukung pendapat ini adalah hadis Ummu Ma’qil di atas. Terdapat tambahan dalam riwayat Abu Daud, bahwa setelah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan keutamaan umrah bulan Ramadhan, Ummu Ma’qil mengatakan:

الْحَجُّ حَجَّةٌ، وَالْعُمْرَةُ عُمْرَةٌ، وَقَدْ قَالَ: هَذَا لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا أَدْرِي أَلِيَ خَاصَّةً

“Haji nilainya haji, umrah nilainya umrah. Tapi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda demikian kepadaku. Aku tidak tahu apakah ini khusus untukku?.” Maksudnya, apakah juga berlaku untuk seluruh manusia?. (HR. Abu Daud 1989).

Hanya saja, tambahan keterangan Ummu Ma’qil ini statusnya lemah, sehingga tidak bisa diterima sebagai dalil. Demikian keterangan al-Albani dalam dhaif sunan Abu Daud.

Kedua, keutamaan ini hanya berlaku untuk orang yang sudah berniat haji, namun tidak mampu melaksanakannya. Kemudian dia ganti dengan umrah di bulan Ramadhan. Sehingga dia mendapatkan pahala haji sempurna bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, meskipun dia hanya melakukan umrah, karena adanya niat untuk berangkat haji bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Ibnu Rajab dalam Lathaif al-Ma’arif mengatakan,

واعلم أن مَن عجز عن عملِ خيرٍ وتأسف عليه وتمنى حصوله كان شريكا لفاعله في الأجر…

“Pahami bahwa orang yang tidak mampu melakukan amal shaleh, kemudian dia bersedih dan dia sangat berharap untuk bisa melakukannya maka dia mendapatkan pahala yang sama sebagaimana orang yang melakukannya.”

Kemudian Ibnu Rajab menyebutkan beberapa contoh,

وفات بعضَ النساءِ الحجُّ مع النبي صلى الله عليه وسلم ، فلما قدم سألته عما يجزئ من تلك الحجة ، قال : ( اعتمري في رمضان ، فإن عمرة في رمضان تعدل حجة أو حجة معي )

Sebagian wanita tidak bisa ikut haji bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ketika beliau pulang, si wanita bertanya amal apa yang bisa menggantikan nilai haji bersama beliau? Beliau menyarakankan: “Lakukanlah umrah di bulan Ramadhan. Karena umrah di bulan Ramadhan, senilai haji bersamaku.” (Lathaif Ma’arif, Hal. 249).

Ketiga, keutamaan ini berlaku umum, untuk semua kaum muslimin.

Inilah pendapat mayoritas ulama dari berbagai madzhab yang empat, bahwa keutamaan dalam hadis ini tidak hanya berlaku untuk Ummu Ma’qil, namun berlaku untuk seluruh kaum muslimin.

[simak: Hasyiyah Ibn Abidin (2/473), Mawahib al-Jalil (3/29), Al-Majmu’ (7/138), Al-Mughni (3/91), dan Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyah (2/144).]

Insya Allah, pendapat ketiga inilah yang lebih kuat. Berikut diantara alasannya,

Pertama, terdapat banyak sahabat yang meriwayatkan hadis ini, sehingga keutamaan umrah Ramadhan tidak hanya berlaku untuk Ummu Ma’qil.

At-Turmudzi mengatakan,

وفي الباب عن ابن عباس وجابر وأبي هريرة وأنس ووهب بن خنبش

“Tentang hadis ini, terdapat riwayat lain dari Ibn Abbas, Jabir, Abu Hurairah, Anas, dan Wahb bin Khanbasy.” (Jami’ At-Turmudzi/sunan Tumudzi, 3/267).

Dan sebagian besar riwayat, tidak menyebutkan kisah wanita tersebut.

Kedua, pendapat bahwa ini khusus untuk mereka yang ingin haji namun tidak mampu berangkat, kemudian digantikan dengan umrah Ramadhan adalah pendapat yang kurang tepat. Karena orang yang benar-benar ingin melaksanakan haji, kuat niatnya, sudah melakukan banyak usaha, namun dia terhalangi dan itu di luar kehendaknya, maka Allah akan memberinya pahala sebagaimana orang yang mengamalkannya karena semangat untuk berbuat kebaikan yang ada pada dirinya. Dan itu tidak perlu diganti dengan amal tertentu. Artinya, orang yang sudah berusaha hendak berhaji, dan dia tidak jadi berangkat karena halangan tertentu, dia tetap mendapatkan pahala haji. Sekalipun dia tidak melakukan umrah.

Akan tetapi, jika dia ingin mendapatkan pahala haji bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, dia bisa melakukan umrah di bulan Ramadhan. (Fatwa Islam, no. 104926)

Allahu a’lam

Jika Anda ingin segera beribadah di tanah suci,
cara paling mudah yang bisa Anda lakukan adalah
dengan mendaftar umroh.
Tak perlu menunggu hingga bertahun-tahun pemberangkatan,
Kesempatan masih terbuka bagi Anda yang hendak melaksanakan ibadah umroh.

Tersedia banyak pilihan paket umroh yang murah dan berkah.
segera hubungi:
Telp/sms/whatsapp: 081 226 555 449 (Arief)

Kantor: Jl. Dr. Radjiman 641A Surakarta (Depan Pom Bensin Jongke)
Web: www.shafaumroh.com

Read more https://konsultasisyariah.com/19004-keutamaan-umrah-ramadhan.html

Keutamaan Bulan Ramadhan

BIRO UMROH SOLO Keutamaan Bulan Ramadhan Bulan Ramadhan merupakan salah satu nikmat sangat agung yang diberikan kepada umat Islam untuk mendapat ampunan dan rahmat Allah SWT. Di bulan Ramadhan seseorang membutuhkan bekal intelektual dan pengetahuan yang cukup untuk bisa menjadi orang yang bershaum sesungguhnya agar bukan sekadar menahan lapar dan haus.

Jangan sampai memasuki bulan Ramadhan dalam keadaan belum membaca bab fikih shaum. Selain itu, seseorang juga membutuhkan kecerdasan emosional yang memadai untuk tetap dapat berjiwa seimbang meski dalam kondisi lapar dan lemah.

Karena itu, latihan mengendalikan emosi dan syahwat harus dimulai sebelum memasuki gerbang Ramadhan. Persiapan fisik yang cukup juga perlu dipersiapkan agar jasad tetap dalam kondisi prima saat menjalani shaum, menyesuaikan pola makan, pola tidur, dan istirahat sesuai bulan Ramadhan juga dapat dipersiapkan sebelumnya. Berolahraga yang cukup dan memilih jenis makanan yang menunjang kesehatan juga menjadi penting.

Selamat Datang Bulan Ramadhan

Insya Allah Ramadhan akan segera tiba, oleh karenanya Setidaknya ada 4 hal yang perlu dipersiapkan untuk menyambut Ramadhan, apa saja 5 persiapan tersebut?

1. Mempersiapan Nurani (Ruhiyah)

Persiapan ruhiyah atau mempersiapkan nurani untuk menyambut bulan Ramadhan merupakan persiapan yang sudah seharusnya dipersiapkan. Persiapan ruhiyah dapat dilakukan dengan cara tazkiyatun nafs/membersihkan hati dari penyakit-penyakit dalam jiwanya sehingga hati nurani akan bersih dari penyakit-penyakit yang dapat mengganggu ibadah di bulan Ramadhan nantinya. “Dan beruntunglah orang yang menyucikan jiwanya ” (Asy-Syams:9)

2. Mempersiapan Ilmu Ramadhan (ilmiyah)

Ibadah di bulan Ramdhan akan lebih maksimal jika kita mengetahui ilmu-ilmu yang berkaitan dengan bulan Ramadhan yang dapat membekali kita untuk menjalani ibadah di bulan ini, terutama ilmu-ilmu tentang amalan di bulan Ramadhan seperti hikmah puasa Ramadhan, tadarus Al-Quran, shalat Tarawih, i’tikaf di masjid hingga zakat.

Kita dapat mengetahui ilmu yang dapat menjadi bekal ramadhan nantinya melalui banyak cara. Bisa dengan mengikuti pengajian/majelis, membaca buku tentang Ramadhan, bertanya kepada ahlinya, bisa juga mencari melalui media internet. Dengan mengetahui ilmu-ilmu yang berkaitan dengan Ramadhan kita akan lebih siap melaksanakan amalan-amalan di bulan Ramadhan.

 

3. Mempersiapkan Fisik (Persiapan Jasadiyah)

Puasa identik dengan ibadah yang memerlukan fisik yang prima. Orang yang fisiknya kuat akan lancar dalam menjalankan puasa. Oleh karen itu, kita perlu mempersiapkan fisik kita untuk menjalankan ibadah Ramadhan dengan lancar walaupun saat bekerja.

“Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah” (HR.Muslim, Baihaki, Ibnu Majah)

4. Mempersiapkan Harta (Persiapan Maliyah)

Mempersiapkan harta di bulan Ramadhan bukan berarti untuk membeli makanan yang banyak, melainkan untuk amal ibadah seperti infak/shadaqah, zakat mal maupun zakat fitrah, atau memberi makanan buka puasa untuk orang lain.

Dengan melakukan persiapan di atas semoga ibadah kita di bulan Ramahan nantinya akan lebih maksimal dan tentunya mendapat pahala dari Allah Ta’ala. Pada akhirnya, Selamat menyambut bulan Ramadhan bagi umat muslim di seluruh dunia.

5. Jangan Lupa, Perbarui Taubat!

Nabi SAW telah mengingatkan kita pada sabdanya:

كُلُّ ابْنِ آدَمَ خَطَّاءٌ وَخَيْرُ الْخَطَّائِينَ التَّوَّابُون

“Setiap keturunan Adam itu banyak melakukan dosa dan sebaik-baik orang yang berdosa adalah yang bertaubat.”

Taubat di sini mengisyaratkan tata cara seseorang menghadapi bulan ramadhan. Dia menyambut bulan ramadhan tanpa beberapa sekat yang akan mengotri bulan ramadhan. Oleh karena itu muslim yang memperhatikan hal ini akan selalu berusah untuk memohon ampunan kepada Allah SWT agar suci dari dosa. Sebagaiaman yang disebutkan dalam firman Allah SWT:

وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَا الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

“Bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, Hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.” [QS. An Nuur: 31]

Taubat yang dibutuhkan bukanlah seperti taubat yang sering kita kerjakan. Kita bertaubat, lidah kita mengucapkan, “Saya memohon ampun kepada Allah”, akan tetapi hati kita lalai, akan tetapi setelah ucapan tersebut, dosa itu kembali terulang. Namun, yang dibutuhkan adalah totalitas dan kejujuran taubat.

Jangan pula taubat tersebut hanya dilakukan di bulan Ramadhan sementara di luar Ramadhan kemaksiatan kembali digalakkan. Ingat! Ramadhan merupakan momentum ketaatan sekaligus madrasah untuk membiasakan diri beramal shalih sehingga jiwa terdidik untuk melaksanakan ketaatan-ketaatan di sebelas bulan lainnya.

Sekilas Pemaknaan terhadap Kata Marhaban Ya Ramadhan

Kata “marhaban” di beberapa kamus yang penulis baca diartikan sebagai penghormatan dalam menyambut tamu yang akan datang (juga diartikan selamta datang). Kata ini bahkan disamakan dengan ahlan wa sahlan yang memiliki arti serupa. Meski di kedua kata ini memiliki arti selamat datang.

Namun tidak ada seorang ulama pun yang menganjurkan pemakaian kata ahlan wasahlan untuk dalam menantikan kehadiran tamu agung “ramadhan” sehingga kata yang paling umum digunakan yaitu Marhaban ya Ramadhan.

Ahlan memiliki akar kata “ahl” atau dalam bahasa indonesia di artikan “keluarga” berbeda dengan kata sahlan yang terambil dari “sahl” atau dalam bahasa indonesia diartikan mudah. Di beberapa tempat kata sahlan juga diartikan sebagai “dataran rendah”. Pengartian ini dimaksudkan bahwa dataran rendah gampang dilalui oleh siapapun.

Dari pemaknaan ini, kata ahlan wasahlan di gunakan sebagai ungkapan dalam menyambut atau “selamat datang”. yang ditengahnya terdapat sebuah kalimat tersembunyi atau tersirat. Jika di urutkan, maka ahlan wasahlan bisa di artikan (kamu sedang di tengah) keluarga dan (telah melalui) dataran rendah yang mudah.”

Kata Marhaban bersal dari kat rahb, atau dalam bahasa indonesia berarti “luas” dan “lapang”,  Hal ini menunjukkan bahwa tamu yang akan kita sambut memilik kemuliaan, dimana kita harus dalam keadaan lapang dan senang. Selain itu, kita harus mempersiapkan segala hal yang akan dikerjakan nantinya.

Dari kata ini juga lahir kata rahbat, berarti sebuah ruang yang luas untuk dikendarai. Hal ini dimaksudkan bahwa kita akan mendapatkan sebuah ruangan luas yang nantinya kita gunakan dalam mendapatkan segala kebaikan untuk melanjutkan perjalanan selanjutnya (setelah bulan ramadhan).

Dari urain tersebut, pengucapan marhaban ya ramadhan dimaksudkan sebagai ucapan kepada bulan ramadhan. Atau sebuah penantian dengan penuh kesenangan, memiliki hati yang senantiasa dalam keadaan lapang, dengan berbagai persiapan yang matang. Shingga dapat di simpulkan bahwa kata “marhaban ya ramadhan” merupakan kendaraan yang akan mengasah diri kita untuk melanjutkan perjalanan yang tertunda

Ada gunung yang tinggi yang harus ditelusuri guna menemui-Nya, itulah nafsu. Di gunung itu ada lereng yang curam, belukar yang lebat, bahka;n banyak perampok yang mengancam, serta iblis yang merayu, agar perjalanan tidak melanjutkan.

Bertambah tinggi gunung didaki, bertambah hebat ancaman dan rayuan, semakin curam dan ganas pula perjalanan. Tetapi, bila tekad tetap membaja, sebentar lagi akan tampak cahaya benderang, dan saat itu, akan tampak dengan jelas rambu-rambu jalan, tampak tempat-tempat indah untuk berteduh, serta telaga-telaga jernih untuk melepaskan dahaga.

Bila perjalanan dilanjutkan akan ditemukan kendaraan Ar-Rahman untuk mengantar sang musafir bertemu dengan kekasihnya, Allah Swt. Demikian kurang lebih perjalanan itu dilukiskan dalam buku Madarij As-Salikin.

Tentu kita perlu mempersiapkan bekal guna menelusuri jalan itu. Tahukah Anda apakah bekal itu? Benih-benih kebajikan yang harus kita tabur di lahan jiwa kita. Tekad yang membaja untuk memerangi nafsu, agar kita mampu menghidupkan malam Ramadhan dengan shalat dan tadarus, serta siangnya dengan ibadah kepada Allah melalui pengabdian untuk agama, bangsa dan negara. Semoga kita berhasil, dan untuk itu mari kita buka lembaran Al-Quran mempelajari bagaimana tuntunannya.

Jika Anda ingin segera beribadah di tanah suci,
cara paling mudah yang bisa Anda lakukan adalah
dengan mendaftar umroh.
Tak perlu menunggu hingga bertahun-tahun pemberangkatan,
Kesempatan masih terbuka bagi Anda yang hendak melaksanakan ibadah umroh.

Tersedia banyak pilihan paket umroh yang murah dan berkah.
segera hubungi:
Telp/sms/whatsapp: 081 226 555 449 (Arief)

 

Kantor: Jl. Dr. Radjiman 641A Surakarta (Depan Pom Bensin Jongke)
Web: www.shafaumroh.com

Sumber: https://www.tongkronganislami.net/marhaban-ramadhan-penuh-berkah/

Persiapkan Ini Untuk RAMADHAN 2018

BIRO UMROH SOLO Persiapkan Ini Untuk RAMADHAN 2018 adalah tamu agung yang kedatangannya selalu dinanti-nantikan tanpa mengharap untuk ditinggalkan. Itulah mengapa ada banyak hal yang harus dipersiapkan jauh-jauh hari untuk menyambut kedatangannya.

Menyambut kedatangan Ramadhan yang agung tentu persiapan yang dilakukan tidaklah sama dengan tahun-tahun yang telah berlalu. Harus ada peningkatan yang lebih dan hal itu tidaklah mungkin akan terwujud kecuali jika kita mempersiapkan diri dengan baik pula. Keberhasilan kita pada Bulan Ramadhan tahun ini, insyaallah, tergantung pada upaya kita menyambut kedatangannya, maksimal atau kah tidak.

“Ramadhan tahun ini insyaallah akan menjadi Ramadhan kita ya untuk pertama kalinya,” ungkap salah seorang teman yang sama-sama baru merasakan tinggal di negeri  Mesir.

Benar. Penulis pun merasakan bahwa ada banyak sekali perbedaan yang dialami. Terlebih Bulan Ramadhan bertepatan dengan waktunya musim panas. Bisa dibayangkan bagaimana panasnya wilayah Timur Tengah yang hanya dikelilingi hamparan padang pasir tanpa pepohonan nan hijau seperti yang Allah Subhanahu Wata’ala anugerahkan untuk negeri pertiwi, Indonesia tercinta.

Musim panas di Negeri Seribu Menara ini, ketika pucaknya bisa sampai 50o C dan juga waktu siang lebih panjang dibandingkan waktu malamnya. Sehingga waktu puasa pun akan lebih lama. Itulah mengapa, bagikita (penulis) dan teman-teman di tahun-tahun pertama tinggal di negeri Timur Tengah harus lebih ekstra untuk mempersiapkannya.

Baca:  Ramadhan Segera Tiba, Persiapkan Kedatangannya

Di bulan Sya’ban ini sudah harus banyak berlatih sehingga akan menjadi terbiasa ketika tamu agung, Ramadhan,nanti datang. Hal semacamini pun sebenarnya tidak hanya bagi yang tinggaldi Timur Tengah, yaitu membiasakan diri berlatih dengan memperbanyak puasa sunnah di bulan Sya’ban yang pahalanya sangat besar di hadapan Allah Subhanahu Wata’ala.

So, sebenarnya bagaimana caranya agar kita menyambut tamu agung ini agar tidak terlewatkan dengan penyesalan?

Pertama, di pertengahan bulanSya’ban yang mulia ini kita memohon ampunan kepada Allah dan memanfaatkannya dengan sebaik mungkin dan memperbanyak puasa di dalamnya.

Ummul mukminin, Aisyahra menuturkan:

ما رايت رسول الله صلى الله عليه وسلم استكمل صيام شهر الا رمضان وما رايته أكثر صياما منه في شعبان

 “Aku tidak melihat Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam berpuasa sebulan penuh kecuali Ramadhan dan aku tidak melihat beliau lebih banyak berpuasa dibandingkan dengan di bulan Sya’ban.” (HR. Bukhari Muslim)

Tidak melenakan apalagi menganggap bulan ini yakni bulan Sya’ban sama seperti bulan-bulan lainnya. Sebagaimana yang dilakukan oleh Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wassallam, para sahabat dan salafush shalih di zamannya. 

“Ya Allah, serahkanlah aku kepada Ramadhan dan serahkan Ramadhan kepadaku dan Engkau menerimanya kepadaku dengan kerelaan.” Dan juga seperti do’a yang sering kita lantunkan: 

“Ya Allah, rahmati kami di bulan Rajab dan Sya’ban dan sampaikan kami kepada Bulan Ramadhan.”

Baca:  Akhlak Muslim Bersiap Menyambut Ramadhan

Kedua, menunaikan kewajiban puasa di tahun lalu jika ada yang ditinggalkan karena sebab syar’i yang membuatnya meninggalkan puasa, semisal sakit, safar. Dan tidak hanya itu, kita juga melihat kembali apa saja yang kurang di Bulan Ramadhan tahun yang lalu. Dengannya kita akan memuhasabah dan tidak akan mengulangi kembali di Ramadhan tahun ini. Senantiasa menanamkan dalam hati bahwa Ramadhan adalah momen spesial bagi umat Islam untuk memperbaiki diri, muraqabah kepada Allah Subhanahu Wata’ala.

Membaca Al-Qur’annya semakin ditingkatkan karena pahalanya akan dilipatkan oleh Allah Subhanahu Wata’ala serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari sehingga Allah Subhanahu Wata’ala menurunkan kepadanya rahmat. 

Ketiga, yaitu mempersiapkan bekal ilmu terlebih tentang fiqh puasa. Sebab dengan ilmu maka amal yang kita lakukan akan terjaga. Seperti yang disampaikan oleh Muadz bin Jabal bahwa: “Hendaklah kalian memperhatikan ilmu, karena mencari ilmu karena Allah adalah ibadah.”

Selanjutnya yaitu mempersiapkan jiwa. Maksudnya adalah persiapan lahir dan batin dalam melaksanakan ibadah di Bulan Ramadhan dengan penuh ketaatan dan keikhlasan karena Allah Subhanahu Wata’ala. Mengapa demikian. Hal ini karena di saat puasa tentu akan banyak sekali godaan yang bisa membuat seseorang batal puasanya. Tidak hanya karena makan atau pun minum. Akan tetapi hal-hal seperti menjaga lisan dan perbuatan dari yang diharamkan. Sebab sebenarnya hal itu juga membuat seseorang yang berpuasa tidak akan mendapatkan pahala dari Allah Subhanahu Wata’ala selain dari rasa haus dan lapar semata. Naudzubillah min dzalik.*

Jika Anda ingin segera beribadah di tanah suci,
cara paling mudah yang bisa Anda lakukan adalah
dengan mendaftar umroh.
Tak perlu menunggu hingga bertahun-tahun pemberangkatan,
Kesempatan masih terbuka bagi Anda yang hendak melaksanakan ibadah umroh.

Tersedia banyak pilihan paket umroh yang murah dan berkah.
segera hubungi:
Telp/sms/whatsapp: 081 226 555 449 (Arief)

 

Kantor: Jl. Dr. Radjiman 641A Surakarta (Depan Pom Bensin Jongke)
Web: www.shafaumroh.com

Kisah Umar bin Khattab RA

BIRO UMROH SOLO Kisah Umar bin Khattab RA Setelah penunjukan langsung Khalifah Abu Bakar Ash Shiddiq, Umar bin Khattab resmi menggantikannya. Umar memimpin langsung pemerintahan Islam dan melanjutkan kembali perjuangan Rasululloh SAW dan Khalifah Abu Bakar Ash Shiddiq dalam menyebarkan agama Islam ke seluruh penjuru dunia. Dalam kepemimpinan Umar, Islam mengalami masa puncak kejayaan.

Kisah Umar bin Khattab RA

Kisah Umar bin Khattab RA

Nama lengkap umar bin khaththab adalah Umar bin Khaththab bin Nufail bin Abdul Uzza bin Rabbah bin Abdullah bin Qurth bin Razah bin Adi bin Ka’ab bin lu’ay bin Ghalib Al Quraisy Al – Adawi. Ayah Umar bernama Khaththab dan ibunya bernama Hantamah binti Hasyim bin Mughirah bin Hasyim. Kakek Umar adalah seorang hakim kaum quraisy bernama Nufail bin Abdul Uzza. Meskipun berasal dari keluarga yang tidak kaya, tetapi keluarga Umar termasuk orang terpandang.

 

Kisah Umar bin Khattab RA Sebelum Masuk Islam

Kisah Umar bin Khattab RA adalah lelaki yang keras, cerdas, dan pemberani. Sebelum masa Islam, Umar sudah terbiasa menyelesaikan berbagai sengketa yang terjadi di kalangan bangsa Arab. Umar dikenal sebagai orang yang bijaksana, fasih dalam berbicara, berpendapat baik, kuat, dan jelas. Pada masa itu, Umar adalah salah satu dari sedikit orang arab yang pandai membaca dan menulis. Kisah Umar bin Khattab RA adalah orang yang sangat memperhatikan kelestarian tradisi quraisy. Sebelum masuk islam, ia sangat menentang penyebaran agama Islam karena khawatir sistem sosial, cara peribadatan, dan adat istiadat orang quraisy akan berubah. Ia juga khawatir posisi strategis dan peranan kaum quraisy bagi bangsa Arab akan memudar.

 

Kisah Umar bin Khattab RA Memeluk islam

Kisah Umar bin Khattab RA pada bulan Dzulhijah tahun ke-6 dari kenabian Muhammad SAW. Pada saat itu, usia Umar adalah 27 tahun. Ia mendapat hidayah masuk islam saat mendengar lantunan surat Thoha yang dibacakan Khabbab bin Al Arat. Surat itu dilantunkan di rumah adiknya, Fathimah bin Khaththab yang telah lebih dulu memeluk Islam.

Kisah Umar bin Khattab RA membuka era baru dalam dakwah Islam. Umar adalah orang yang pertama kali dengan berani berdakwah dan mengumumkan status keislamannya secara terbuka. Ia berani membawa sekelompok kaum muslim menuju ke Masjidil Haram, shalat, dan thawaf di sisi Ka’bah. Kaum muslim pun merasa memiliki izzah (harga diri yang tinggi) sejak Umar masuk islam. Oleh karena itulah, Rasululloh SAW memberikan nama kepadanya Al Faruq yang artinya pembeda.

 

Kisah Umar bin Khattab RA Hijrah ke Madinah

Kisah Umar bin Khattab RA pada saat umat muslim akan berhijrah ke Madinah, Rasululloh SAW memerintahkan mereka untuk pergi secara diam-diam. Hal ini dilakukan agar tidak dihalangi oleh kaum kafir quraisy. Namun berbeda dengan Umar. Ia justru dengan berani memberitahukan rencana hijrahnya kepada masyarakat di Mekkah.

 

Kisah Umar bin Khattab RA Masa kekhalifahan

Abu Bakar telah memilih Umar bin Khaththab sebagai penggantinya. Abu bakar menuliskan surat peralihan kekuasaan khalifah dan menugaskan Utsman bin Affan untuk membacakan surat tersebut pada khalayak umum. Semua khalayak yang mendengarnya menyatakan kesetujuannya dan turut serta membait Umar. Kisah Umar bin Khattab RA

  • Gelar Amirul Mukminin

Kisah Umar bin Khattab RA Sejak menggantikan Abu Bakar, Umar enggan dipanggil Khalifah. Ia lebih memilih dipanggil Amirul Mukminin (Pemimpin Orang Mukmin).

  • Wilayah Kekuasaan Islam

Pada masa kekhalifahan Umar bin Khaththab, wilayah kekuasaan Islam berkembang sangat pesat. Wilayah kekuasaan Islam Mencakup Iran, Irak, Persia, Palestina, Negeri Syam, Mesir hingga Afrika Selatan. Seiring berkembangnya wilayah kekuasaan Islam, sistem perekonomian islam juga berkembang lebih baik. Pembangunan sistem ekonomi pun dilakukan agar negara memperoleh pendapatan melalui instrumen zakat, jizyah, hasil perang, zakat perdagangan, dan kharaj. Kisah Umar bin Khattab RA

  • Pemerintahan

Kisah Umar bin Khattab RA Kekhalifahan Umar bin Khaththab juga adalah yang pertama kali melakukan pembukuan administrasi keuangan dalam islam. Di pembukuan ini terdapat catatan tentang pendapatan dan pembelanjaan negara. Dengan demikian, jumlah harta yang dimiliki dapat diketahui dengan jelas. Harta ini kemudian dapat digunakan untuk keperluan negara.

Kisah Umar bin Khattab RA Pencetakan uang dalam islam juga dilakukan. Penetapan mata uang ini dilakukan sebagai alat transaksi. Umar mencetak dirham seperti ukiran kisra dan dengan bentuk yang sama. Pada salah satu keping dirham tercantumkan kata “alhamdulillah”, pada keping yang lain dicantumkan kata “la’ilaha illallah. Gambarnya adalah gambar raja kisra, bukan gambar Umar bin Khaththab.

  • Penetapan Hisbah

Secara terminologi, hisbah adalah memerintahkan kebaikan apabila ada yang meninggalkannya dan melarang kemungkaran apabila ada yang melakukannya. Pada masa umar bin khaththab, hisbah merupakan kegiatan untuk pengawasan pasar yaitu mekanisme kontrol terhadap pelaku pasar agar tidak terjadi kecurangan antara penjual dan pembeli. Kisah Umar bin Khattab RA

Kisah Umar bin Khattab RA Pengawasan rutin dilakukan terhadap perilaku dan kegiatan jual-beli di pusat-pusat kegiatan ekonomi (misal pasar). Jadi, pedagang dapat bersaing sehat dan menjual dengan harga wajar (harga pasar), sedangkan pembeli dapat membeli barang sesuai timbangannya, berkualitas dan berharga wajar. Orang yang berperan sebagai pengawas disebut muhtasib (pengawas).

 

 

Kisah Umar bin Khattab RA Keistimewaan 

  • Orang yang pertama menjadi hakim dalam sejarah islam
  • Orang yang paling pertama memperkenalkan shalat tarawih di masjid pada bulan ramadhan
  • Orang pertama yang mencambuk peminum khamr sebanyak 80 kali
  • Orang yang paling pertama menjadikan peristiwa hijrah sebagai permulaan kalender islam
  • Orang yang pertama memperkenalkan sistem baitul maal
  • Orang yang paling pertama memperluas bangunan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

 

Kisah Umar bin Khattab RA Wafat

Umar bin Khaththab wafat pada hari Rabu 4 Dzulhijah Tahun 23 Hijriah. Umar wafat karena ditikam dengan pisau saat menjadi imam shalat di masjid. Orang yang menikamnya adalah Abu Lu’lu’ah Fairuz. Jenazah Umar disemayamkan di samping makam kedua sahabatnya yaitu Rasulullah SAW dan Abu Bakar. Umar memimpin umat Islam selama sepuluh tahun (13-23 H atau 634-644 M). Kisah Umar bin Khattab RA

Itulah Kisah Umar bin Khattab RA. Di balik sifatnya yang terkenal keras, kelembutan hatinya juga sangat terpuji. Umar keras dalam menegakkan peraturan dan lembut dengan kebaikan.

 

BIRO UMROH SOLO

SHAFA TOUR

Telp/sms/whatsapp: 081 226 555 449 (Arief)

Kantor: Jl. Dr. Radjiman 641A Surakarta (Depan Pom Bensin Jongke)

Web: www.shafaumroh.com

Paket Umroh Murah April 2018 Solo

BIRO UMROH SOLO Paket Umroh Murah April 2018 Solo Sampai saat ini, peminat umroh di Indonesia cukup besar. Jumlah jamaah umroh di Indonesia adalah yang paling banyak kedua dari dunia. Selain biayanya yang tidak sedikit, ibadah umroh juga membutuhkan persiapan yang matang dalam hal administrasinya, termasuk rincian biaya dan keperluan pendaftaran.

 

Paket Umroh Murah April 2018 Solo

 

Sebelum berangkat ibadah umroh, sebaiknya semua dipersiapkan dengan matang. Maka dari itu, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan. Berikut ini hal-hal yang mesti Anda perhatikan. Paket Umroh Murah April 2018 Solo

 

Paket Umroh Murah April 2018 Solo: Waktu Keberangkatan

Sebaiknya pilih waktu keberangkatan umroh bukan saat liburan tiba atau menjelang bulan Ramadhan. Pada hari-hari tersebut biasanya harga tiket melonjak drastis. Mengapa? Karena adanya jumlah peminat umroh yang meningkat tajam. Ditambah pula dengan adanya persaingan antarmaskapai penerbangan yang ketat. Jadi, kalau Anda ingin umroh dengan budget yang tidak besar, Anda bisa menyiasatinya dengan memilih jadwal umroh yang tepat. Paket Umroh Murah April 2018 Solo

Biro Umroh Solo Shafa Tour menghadirkan momen yang pas bagi Anda dan keluarga. Pada bulan April 2018 mendatang, Biro Umroh Solo Shafa Tour menawarkan Paket Umroh Murah April 2018 Solo selama sembilan hari dengan biaya umroh yang cukup terjangkau. Biro Umroh Solo Shafa Tour membuka paket pada bulan ini karena bulan April merupakan akhir dari musim-musim umroh sebelumnya. Banyak keuntungan yang bisa Anda ambil, salah satunya adalah biaya umroh yang cenderung stabil.

 

Paket Umroh Murah April 2018 Solo: Cuaca

Faktor cuaca sangat penting Anda perhatikan. Perbedaan cuaca antarnegara dapat memengaruhi kesehatan. Anda harus bisa beradaptasi dengan perbedaan kondisi cuaca Arab Saudi dan Indonesia. Jadi, memilih waktu umroh dengan pertimbangan cuaca ini juga penting dilakukan, sehingga dengan penyesuaian tubuh dan cuaca ini Anda dapat beribadah secara maksimal. Paket Umroh Murah April 2018 Solo

  • Jika Anda berangkat bulan November-Januari, jangan lupa membawa jaket. Mengapa?  Karena pada bulan-bulan ini Arab Saudi berada dalam musim dingin.
  • Jika Anda berangkat bulan Juni-Agustus, jangan lupa membawa botol minum dan kacamata hitam. Mengapa? Karena pada bulan-bulan ini cuaca di Arab Saudi cukup panas yakni dengan suhu sekitar 44 derajat celcius.
  • Jika Anda berangkat di bulan-bulan sisanya yakni Februari-Mei, bahkan April, Anda tidak perlu terlalu beradaptasi. Mengapa? Karena pada bulan-bulan ini cuaca di Arab Saudi cukup sejuk atau normal seperti di Indonesia.

Mengingat faktor cuaca ini, rasanya sangat pas jika Anda mendaftarkan diri dan keluarga Anda dalam Paket Umroh Murah April 2018 Solo dari Biro Umroh Solo Shafa Tour.

 

Paket Umroh Murah April 2018 Solo: Biaya dan Paket Umroh

Pada umumnya, biaya dan paket umroh besarnya relatif tergantung pada jenisnya. Biro Umroh Solo Shafa Tour, salah satu biro umroh terpercaya di Solo menghadirkan Paket Umroh Murah April 2018 Solo dengan biaya umroh 23 juta rupiah.

Biaya itu sudah termasuk fasilitas-fasilitas berikut.

  • Tiket Pesawat Ekonomi Solo-Jakarta-Jeddah dengan Maskapai Saudi atau Oman Airlines.
  • Hotel Al Qadasiya di Mekkah dan Hotel Rawasyi di Madinah
  • Menu makanan 3x sehari dengan pilihan menu masakan Indonesia.
  • Bus ziarah ke tempat-tempat bersejarah di kota Mekkah dan kota Madinah.
  • Airport Tax, Handling, dan perlengkapan umroh berupa kain ihram, sabuk tanpa jahitan (laki-laki), mukena (wanita), jaket, buku doa dan buku panduan manasik, id card, travel bag atau koper, tas sandal, dan tas samping.
  • Visa umroh
  • Pembimbing ibadah dan muthawwif yang telah berpengalaman.
  • Gratis air zam-zam 5 Liter per jamaah sesuai ketentuan Bandara di Saudi.
  • Bimbingan Manasik Umroh
  • Cek Kesehatan Gratis

 

Biaya umroh di atas yang belum termasuk dalam Paket Umroh Murah April 2018 Solo adalah

  • Biaya pembuatan passport dan doukumen perjalanan lainnya.
  • Vaksinasi untuk suntik meningitis, Rp305.000,00 untuk laki-laki dan Rp320.000,00 untuk wanita.
  • Biaya surat mahram sebesar Rp450.000,00 bagi wanita yang berusia di bawah 45 tahun.
  • Kelebihan bagasi.
  • Keperluan pribadi, seperti telefon, laundry, dll.

Paket Umroh Murah April 2018 Solo

 

Demikian penjelasan singkat Biro Umroh Solo Shafa Tour mengenai Paket Umroh Murah April 2018 Solo. Semua Kami lakukan dengan harapan agar para jamaah dapat menikmati ibadah umroh secara khusyuk dan nyaman dengan harga umroh murah dan kepastian pemberangkatan dalam menggapai ridho Alloh SWT.

 

BIRO UMROH SOLO

SHAFA TOUR

Telp/sms/whatsapp: 081 226 555 449 (Arief)

Kantor: Jl. Dr. Radjiman 641A Surakarta (Depan Pom Bensin Jongke)

Web: www.shafaumroh.com

Umroh April 2018 Nyaman dan Berkah Bersama Shafa Tour

BIRO UMROH SOLO Umroh April 2018 Nyaman dan Berkah Bersama Shafa Tour Bagi para calon jamaah umroh wilayah Solo Raya yang hendak melaksanakan umroh, jangan khawatir. Biro Umroh Solo Shafa Tour menyediakan berbagai macam paket umroh menarik, salah satunya umroh keberangkatan April 2018. Anda bisa berangkat dari Bandara Adi Sumarmo Solo, transit sejenak di Bandara Soekarno Hatta Jakarta, dan langsung menuju ke Jeddah.

 

Umroh April 2018 Nyaman dan Berkah Bersama Shafa Tour

 

Mengapa Umroh April 2018 Nyaman dan Berkah Bersama Shafa Tour? Biro umroh terpercaya di Solo, Shafa Tour, memberikan kesempatan kepada Anda untuk beribadah umroh di antara dua bulan mulia, Rajab dan Sya’ban. Pada kedua bulan tersebut, umat muslim tengah mempersiapkan diri untuk menyambut bulan Ramadhan. Pada bulan ini pula, umat muslim memperingati peristiwa Isra’ Mi’raj (27 Rajab) di mana kewajiban sholat lima waktu disahkan oleh Alloh SWT. Jadi, Anda dapat melaksanakan ibadah umroh dengan lebih khusyuk dan berkesan.

Umroh April 2018 Nyaman dan Berkah Bersama Shafa Tour. Faktor kedua adalah faktor cuaca yang sangat mendukung. Dua kota suci, Mekah dan Madinah, berada dalam suhu yang mulai hangat, khususnya pada malam hari. Hal ini tentu menguntungkan bagi jamaah Umroh 2018 di Sukoharjo. Suhu di bulan ini bisa mencapai 55 derajat celcius pada siang hari dan 30-40 derajat celcius pada malam hari. Dengan kondisi ini, Anda bisa memanfaatkan waktu tersebut untuk kilas balik tempat-tempat bersejarah di kota Mekah dan Madinah.

Niat Anda untuk melaksanakan ibadah Umroh April 2018 Nyaman dan Berkah Bersama Shafa Tour jangan sampai terjebak dengan penawaran harga umroh murah yang tidak masuk akal. Sudah banyak kasus penipuan oleh biro travel yang mengatasnamakan ibadah umroh dengan cara menawarkan harga jauh di bawah standar. Akibatnya, banyak para calon jamaah umroh yang tidak bisa berangkat, bahkan uang yang telah dikumpulkan lenyap begitu saja. Anda

 

Umroh April 2018 Nyaman dan Berkah Bersama Shafa Tour: Biaya Umroh 23 Juta Rupiah

Biaya Umroh April 2018 Nyaman dan Berkah Bersama Shafa Tour itu sudah termasuk fasilitas-fasilitas berikut.

  • Tiket Pesawat Ekonomi Solo-Jakarta-Jeddah dengan Maskapai Saudi atau Oman Airlines.
  • Hotel Al Qadasiya di Mekkah dan Hotel Rawasyi di Madinah
  • Menu makanan 3x sehari dengan pilihan menu masakan Indonesia.
  • Bus ziarah ke tempat-tempat bersejarah di kota Mekkah dan kota Madinah.
  • Airport Tax, Handling, dan perlengkapan umroh berupa kain ihram, sabuk tanpa jahitan (laki-laki), mukena (wanita), jaket, buku doa dan buku panduan manasik, id card, travel bag atau koper, tas sandal, dan tas samping.
  • Visa umroh
  • Pembimbing ibadah dan muthawwif yang telah berpengalaman.
  • Gratis air zam-zam 5 Liter per jamaah sesuai ketentuan Bandara di Saudi.
  • Bimbingan Manasik Umroh
  • Cek Kesehatan Gratis

 

Biaya umroh di atas yang belum termasuk dalam Paket Umroh April 2018 Nyaman dan Berkah Bersama Shafa Tour adalah

  • Biaya pembuatan passport dan doukumen perjalanan lainnya.
  • Vaksinasi untuk suntik meningitis, Rp305.000,00 untuk laki-laki dan Rp320.000,00 untuk wanita.
  • Biaya surat mahram sebesar Rp450.000,00 bagi wanita yang berusia di bawah 45 tahun.
  • Kelebihan bagasi.
  • Keperluan pribadi, seperti telefon, laundry, dll.

 

Umroh April 2018 Nyaman dan Berkah Bersama Shafa Tour

Jangan sampai ketinggalan dan ikuti terus promo umroh murah dari Biro Umroh Solo Shafa Tour. Segera daftarkan diri Anda dalam Paket Umroh April 2018 Nyaman dan Berkah Bersama Shafa Tour. Tak perlu menunggu bertahun-tahun untuk berangkat karena kesempatan masih terbuka lebar bagi Anda yang ingin segera melaksanakan umroh. Insya Alloh perjalanan umroh Anda penuh berkah dan manfaat.

 

BIRO UMROH SOLO

SHAFA TOUR

Telp/sms/whatsapp: 081 226 555 449 (Arief)

Kantor: Jl. Dr. Radjiman 641A Surakarta (Depan Pom Bensin Jongke)

Web: www.shafaumroh.com

Promo Umroh April 2018 Pasti Berangkat

BIRO UMROH SOLO Promo Umroh April 2018 Pasti Berangkat Biro Umroh Solo Shafa Tour, sebagai biro umroh Indonesia yang terbaik, selalu berusaha menghadirkan paket-paket umroh yang hemat, tetapi tetap berkelas. Dengan biaya umroh yang terjangkau, Shafa Tour tetap memberikan layanan terbaik sebagai komitmen dalam membangun usaha travel umroh sekaligus sarana beribadah lillahi ta’ala.

 

Promo Umroh April 2018 Pasti Berangkat

 

Promo Umroh April 2018 Pasti Berangkat. Biro Umroh di Solo Shafa Tour. Sebelum memilih biro umroh, cari informasi sebanyak-banyaknya, baik dari koneksi maupun media. Jangan mudah tergiur dengan paket umroh yang ditawarkan dengan harga rendah. Jika memang ada, cek dengan teliti travelnya dan fasilitas apa saja yang akan Anda dapatkan. Mengapa? Biro umroh inilah yang akan mendampingi Anda, baik sebelum pemberangkatan di Tanah Air, selama proses ibadah di Tanah Suci, dan sekembalinya Anda ke Tanah Air.

Promo Umroh April 2018 Pasti Berangkat. Biro Umroh Terpercaya. Biro Umroh Solo Shafa Tour sudah berpengalaman dalam melayani dan membimbing Jamaah Indonesia ke Tanah Suci sejak tahun 2010. Kami merupakan satu biro perjalanan umroh haji terpercaya di Indonesia yang membuat program paket umroh yang Insya Allah terjangkau dari sisi biayanya, termasuk umroh dengan keberangkatan bulan April 2018 selama sembilan hari.

Promo Umroh April 2018 Pasti Berangkat. Biro Umroh Terbaik, Biro Umroh Solo Shafa Tour, telah mengantongi ijin resmi dari Kementerian Agama No. 174. Dengan proses yang panjang dan pengalaman selama bertahun-tahun dalam melayani jamaah, Kami telah mengantongi 5 Pasti Umroh dari Kementerian Agama sebagai patokan biro umroh yang bisa dipercaya. Kepastian itu terdiri dari

  • kepastian jadwal keberangkatan,
  • kepastian penerbangan dan jadwal keberangkatan,
  • kepastian program layanannya,
  • kepastian  hotelnya, dan
  • kepastian visanya.

Biro Umroh Solo, ditunjang dengan ijin Kementerian Agama No. 174 tersebut dan juga dijadikannya Biro Umroh Solo Shafa Tour sebagai provider visa resmi Arab Saudi, masyarakat tentu akan memilih yang terbaik.

 

Promo Umroh April 2018 Pasti Berangkat: Biaya Umroh 23 Juta Rupiah

Promo Umroh April 2018 Pasti Berangkat hanya dengan biaya umroh sebesar 23 juta rupiah, berbagai fasilitas sudah bisa Anda dapatkan. Biaya itu sudah termasuk fasilitas-fasilitas berikut.

  • Tiket Pesawat Ekonomi Solo-Jakarta-Jeddah dengan Maskapai Saudi atau Oman Airlines.
  • Hotel Al Qadasiya di Mekkah dan Hotel Rawasyi di Madinah
  • Menu makanan 3x sehari dengan pilihan menu masakan Indonesia.
  • Bus ziarah ke tempat-tempat bersejarah di kota Mekkah dan kota Madinah.
  • Airport Tax, Handling, dan perlengkapan umroh berupa kain ihram, sabuk tanpa jahitan (laki-laki), mukena (wanita), jaket, buku doa dan buku panduan manasik, id card, travel bag atau koper, tas sandal, dan tas samping.
  • Visa umroh
  • Pembimbing ibadah dan muthawwif yang telah berpengalaman.
  • Gratis air zam-zam 5 Liter per jamaah sesuai ketentuan Bandara di Saudi.
  • Bimbingan Manasik Umroh
  • Cek Kesehatan Gratis

 

Biaya umroh di atas yang belum termasuk dalam Promo Umroh April 2018 Pasti Berangkat adalah

  • Biaya pembuatan passport dan doukumen perjalanan lainnya.
  • Vaksinasi untuk suntik meningitis, Rp305.000,00 untuk laki-laki dan Rp320.000,00 untuk wanita.
  • Biaya surat mahram sebesar Rp450.000,00 bagi wanita yang berusia di bawah 45 tahun.
  • Kelebihan bagasi.
  • Keperluan pribadi, seperti telefon, laundry, dll.

Promo Umroh April 2018 Pasti Berangkat

 

Segera daftarkan diri Anda dan keluarga Anda dalam Promo Umroh April 2018 Pasti Berangkat dari Biro Umroh Solo Shafa Tour. Masih banyak kesempatan bagi Anda untuk menunaikan ibadah umroh bersama Kami.

 

BIRO UMROH SOLO

SHAFA TOUR

Telp/sms/whatsapp: 081 226 555 449 (Arief)

Kantor: Jl. Dr. Radjiman 641A Surakarta (Depan Pom Bensin Jongke)

Web: www.shafaumroh.com

Kisah Abu Bakar Ash Shiddiq RA

BIRO UMROH SOLO Kisah Abu Bakar Ash Shiddiq RA Setelah Rasululloh SAW wafat, tampuk kepemimpinan Islam berganti kepada para sahabatnya yang mulia. Orang yang pertama mengemban amanah itu adalah Abu Bakar Ash Shiddiq, sahabat Rasululloh SAW yang paling mulia. Ke mana pun Nabi SAW pergi, pasti ada Abu Bakar Ash Shiddiq. Bahkan, saat Rasululloh SAW hijrah ke Madinah, Abu Bakar lah yang menemaninya. Abu Bakar rela tangannya digigit oleh ular karena tidak mau ular itu menggigit Sang Nabi saat bersembunyi di Gua Tsur. Abu Bakar masuk Islam saat berusia 38 tahun, sementara Rasululloh berusia 40 tahun.

Kisah Abu Bakar Ash Shiddiq RA

Kisah Abu Bakar Ash Shiddiq RA

Kisah Abu Bakar Ash Shiddiq RA. Abu Bakar lahir di kota Mekkah setelah tahun gajah. Nama aslinya adalah Abdullah bin Utsman bin Amir bin Amr bin Ka’ab bin Sa’ad bin Taim bin Murrah bin Ka’ab bin Lu’ay bin Ghalib. Abu Bakar berasal dari Bani Taim, salah satu kabilah terkemuka di kalangan kaum quraisy. Ayahnya bernama utsman bin amir bin amr, yang kemudian dikenal sebagai Abu Quhafah. Ibunya bernama Salma binti Shakhr bin Amr Bin Ka’ab bin Said bin Taim, yang kemudian dikenal sebagai Ummu Khair.

Kisah Abu Bakar Ash Shiddiq RA. Keluarga Abu Bakar adalah satu-satunya keluarga yang menjadi sahabat Rasulullah SAW dari empat generasi yang berbeda. Mereka adalah Abdullah bin Zubair, Asma binti Abi Bakar (ibu Abdullah bin Zubair), Abu Bakar dan Abu Quhafah (ayah Abu Bakar).

 

Karakter Abu Bakar Ash Shiddiq

Kisah Abu Bakar Ash Shiddiq RA. Pada masa jahiliyah, Abu Bakar termasuk ahli nasab (ahli silsilah keluarga), baik silsilah keluarga suku quraisy maupun suku arab lainnya. Pengetahuan tentang suku arab serta keturunannya terbukti bermanfaat dalam beberapa kesempatan di masa Islam, termasuk saat Rasulullah mencari bantuan dan perlindungan dari kepala suku sebelum hijrah ke Madinah.

Kisah Abu Bakar Ash Shiddiq RA Abu Bakar juga merupakan pedagang sukses yang adil, jujur, dan pintar. Banyak orang lebih memilih bertransaksi dagang dengannya karena dikenal adil dan jujur dalam segala hal. Abu Bakar juga sangat menjaga kehormatan. Ia pantang minum khamr ( minuman keras). Ia mengharamkan khamr atas dirinya, baik pada masa jahiliyah maupun setelah dia memeluk Islam.

Kisah Abu Bakar Ash Shiddiq RA Sebagaimana Rasululloh SAW, Abu Bakar juga tidak pernah menyembah berhala selama hidupnya. Keutamaaan inilah yang menjadi perbedaan mencolok di antara para sahabat yang lain. Mengapa? Karena hampir semua sahabat Rasululloh SAW pernah menyembah berhala pada masa jahiliyah.

 

Nama dan Gelar Abu Bakar Ash Shiddiq

Kisah Abu Bakar Ash Shiddiq RA Saat Abu Bakar mengikrarkan dirinya menjadi muslim, Rasululloh SAW mengganti namanya menjadi Abdullah (hamba allah). Nama ini yang biasa digunakan dalam surat–surat yang ditulisnya semasa menjadi khalifah. “Dari abdullah abu bakar, Khalifah Rasululloh, kepada semua yang membaca surat dan tulisanku”.

Kisah Abu Bakar Ash Shiddiq RA Nama Abu Bakar merupakan kuniyah (gelar). Abu berarti “bapak” dan bakr bermakna “awal mula”. Diberi nama demikian karena dia adalah serang laki–laki dewasa yang pertama kali masuk islam. Gelar “Ash Shiddiq” (orang yang paling membenarkan) diberikan karena Abu Bakar-lah orang yang dengan tegas meyakini tanpa keraguan sedikitpun bahwa Rasululloh memang telah menjalani Isra’ Mi’raj.

 

Sahabat Tersayang Rasululloh SAW

Pada masa – masa awal penyebaran ajaran islam dengan pengikut yang masih sedikit, Kisah Abu Bakar Ash Shiddiq RA adalah orang pertama yang menyampaikan dakwah secara terbuka. Akibatnya, kaum musyrik yang mendengar seruan Abu Bakar langsung marah dan memukulinya hingga tidak sadarkan diri.

Sosok Abu Bakar sangat istimewa bagi Rasulullah. Maka dari itu, Beliau SAW memilihnya sebagai orang yang paling berhak mendampinginya saat hijrah ke Madinah. Dalam perjalanan ini, Abu Bakar menjaga, melayani, dan memuliakan Rasululloh SAW. Kisah Abu Bakar Ash Shiddiq RA

 

Wafatnya Nabi Muhammad SAW

Setelah Rasululloh SAW wafat, kaum muslim (kaum Muhajirin dan kaum Anshar) berkumpul dan bermusyawarah untuk menentukan pengganti kepemimpinan. Proses pemilihan khalifah hampir saja memicu perpecahan di antara dua kaum tersebut. Berkat kepiawaian Abu Bakar, potensi perselisihan itu bisa di redam. Ini adalah bukti keutamaan Abu Bakar di antara para sahabat lainnya. Kisah Abu Bakar Ash Shiddiq RA

 

Dalam musyawarah tersebut, akhirnya seluruh utusan Muhajirin dan Anshar sepakat untuk membait Abu Bakar menjadi khalifah.

 

Kekhalifahan Abu Bakar Ash Shiddiq

Kisah Abu Bakar Ash Shiddiq RA Setelah Rasulullah wafat, kaum muslimin banyak kaum muslim yang murtad dan tidak mau membayar zakat. Maka, pemberantasan kemurtadan adalah agenda prioritas pemerintahan Abu Bakar. Meskipun berhati lembut, tetapi dalam memerangi orang murtad, Abu bakar memiliki pendirian yang kokoh. Bahkan, ia lebih tegas dan keras daripada Umar bin Khaththab.

Kisah Abu Bakar Ash Shiddiq RA Ada beberapa peristiwa penting pada masa kekhalifahan Abu bakar.

  • Memerangi kaum murtad dan menumpas nabi palsu

Salah satu peperangan kaum muslim melawan kaum murtad adalah Perang Yamamah. Perang ini memang dimenangkan oleh kaum muslim, tetapi banyak pula sahabat yang syahid. Salah satu nabi palsu adalah Musailamah al Kadzab. Kisah Abu Bakar Ash Shiddiq RA

  • Pengumpulan Alquran

Di antara yang syahid dalam Perang Yamamah adalah para penghafal Alquran. Untuk menghindari kekhawatiran hilangnya ayat-ayat Alquran, Umar bin Khattab mengusulkan untuk melakukan pengumpulan Alquran yang masih berupa lembaran-lembaran.

Abu Bakar menyetujui usulan Umar. Ketua pengumpulan Alquran dibebankan kepada Zaid bin tsabit. Kemudian Zaid bin Tsabit mulai menyusun Alquran dan mengumpulkannya dari pelepah kurma, tulang, batu, serta penghapal para sahabat. Kisah Abu Bakar Ash Shiddiq RA

  • Lembaga Pemerintahan

Kisah Abu Bakar Ash Shiddiq RA Untuk menjalankan roda pemerintahan, khalifah Abu Bakar juga mendirikan beberapa lembaga pemerintahan yaitu

  1. Lembaga keuangan (Baitul Mal): mengurus harta dan keuangan negara. Abu bakar menunjuk Abu Ubaidillah bin Jarrah sebagai Wazir Al MaliyahI (Menteri Keuangan).
  2. Lembaga peradilan: menangani masalah hukum. Abu Bakar menunjuk Umar bin Khaththab sebagai penanggung jawab lembaga ini.
  3. Gubernur. Abu bakar senantiasa menempatkan seorang gubernur pada setiap wilayah yang dikuasai kaum muslim. Tugas gubernur di antaranya menjaga dan menjalankan syiar islam, mengkoordinir urusan keuangan dan pemerintahan dan menegakkan hukum islam di wilayah yang dipimpimnya.
    Beliau mengerahkan pasukan untuk menaklukan Syam, sebagaimana keinginan Rasulullah SAW. Pada akhirnya, Syam berakhir ditaklukkan.

 

Kepergian Abu Bakar Ash Shiddiq

Kisah Abu Bakar Ash Shiddiq RA Pada bulan Jumadil Akhir tahun 13 Hijriah, Abu Bakar menderita sakit demam akut. Akibatnya, selama 15 hari setelahnya, Abu Bakar tidak mampu pergi ke masjid untuk memimpin shalat berjamaah. Ketika sakitnya semakin parah, Abu Bakar merasa bahwa ajalnya telah dekat. Kemudian dia melakukan musyawarah dengan tokoh Muhajirin dan Anshar untuk memilih khalifah setelahnya. Abu Bakar mengajukan nama Umar bin Khaththab untuk menjadi penggantinya.

Kisah Abu Bakar Ash Shiddiq RA menuliskan sebuah dekrit tentang pengangkatan Umar bin Khaththab sebagai khalifah setelah dirinya. Abu bakar menugaskan Utsman bin Affan untuk membacakan dekrit tersebut di hadapan banyak orang, sekaligus memba’iat (mengangkat dan memberikan janji setia kepada) Umar bin Khaththab sebelum Abu Bakar wafat. Ia wafat pada usia 63 tahun setara dengan usia Rasulullah SAW.

 

Itulah Kisah Abu Bakar Ash Shiddiq RA, sahabat Rasululloh SAW yang paling mulia.

 

BIRO UMROH SOLO

SHAFA TOUR

Telp/sms/whatsapp: 081 226 555 449 (Arief)

Kantor: Jl. Dr. Radjiman 641A Surakarta (Depan Pom Bensin Jongke)

Web: www.shafaumroh.com

Paket Umroh April 2018 All In

BIRO UMROH SOLO Paket Umroh April 2018 All In Tour Seyogyanya ibadah umroh adalah ibadah yang didambakan setiap muslim. Jika kita diberi kesempatan untuk menunaikannya, maka segerakanlah. Meskipun dilihat dari segi materi maupun fisik mampu, tidak setiap umat muslim dimampukan oleh Alloh SWT untuk menunaikan ibadah umroh atau haji. Semua tergantung pada niat dan ikhtiar untuk memampukan diri.

 

Paket Umroh April 2018 All In

 

Biro Umroh Solo Shafa Tour sebagai biro umroh terpercaya di Solo tak henti-hentinya menawarkan berbagai paket umroh 2018 untuk Anda. Berbekal usaha dan pengalaman bertahun-tahun, Kami memberikan pelayanan dan fasilitas yang sebaik mungkin. Semua itu dilakukan guna menjawab antusias Anda yang ingin segera menunaikan ibadah umroh, termasuk dengan Paket Umroh April 2018 All In.

Anda tidak perlu khawatir dengan Biro Umroh Solo Shafa Tour karena biro umroh Kami sudah mendapatkan izin resmi dari Kementerian Agama No. 174. Tentu izin resmi ini tidak mudah didapatkan. Melalui proses yang panjang dan pengalaman bertahun-tahun izin ini telah Kami dapat. Shafa Tour telah berpengalaman dalam melayani dan membimbing jamaah sejak tahun 2010. Waktu itu cukuplah lama. Paket Umroh April 2018 All In

Bila Anda ingin segera pergi berumroh, segeralah mendaftar ke biro umroh yang terpercava, salah satunya adalah Biro Umroh Solo Shafa Tour. Amanah dan pelayanan terbaik adalah modal utama biro umroh Kami dalam melaksanakan perusahaan di bidang jasa ini. Paket Umroh April 2018 All In

Ada banyak keunggulan yang bisa Anda peroleh jika mengambil Paket Umroh April 2018 All In. Selain terhindar dari biaya membengkak, Anda juga cukup beruntung karena kondisi cuaca di Tanah Suci yang cukup hangat. Pada bulan ini, biaya umroh cukup stabil. Namun bulan setelahnya akan mengalami peningkatan karena sudah masuk ke bulan Ramadhan dan masa liburan sekolah.

Biro Umroh Solo Shafa Tour sangat mengerti dengan mahalnya biaya umroh Paket Umroh April 2018 All In yang harus Anda keluarkan. Namun begitu, ibadah umroh bukanlah faktor materi saja, melainkan ada banyak keutamaan yang didapat setelahnya. Alloh SWT memudahkan bagi siapa saja yang benar-benar berikhtiar untuk menunaikannya.

 

Paket Umroh April 2018 All In: Biaya Umroh 23 Juta Rupiah

Biaya Paket Umroh April 2018 All In sebesar 23 juta rupiah. Biaya itu sudah termasuk fasilitas-fasilitas berikut.

  • Tiket Pesawat Ekonomi Solo-Jakarta-Jeddah dengan Maskapai Saudi atau Oman Airlines.
  • Hotel Al Qadasiya di Mekkah dan Hotel Rawasyi di Madinah
  • Menu makanan 3x sehari dengan pilihan menu masakan Indonesia.
  • Bus ziarah ke tempat-tempat bersejarah di kota Mekkah dan kota Madinah.
  • Airport Tax, Handling, dan perlengkapan umroh berupa kain ihram, sabuk tanpa jahitan (laki-laki), mukena (wanita), jaket, buku doa dan buku panduan manasik, id card, travel bag atau koper, tas sandal, dan tas samping.
  • Visa umroh
  • Pembimbing ibadah dan muthawwif yang telah berpengalaman.
  • Gratis air zam-zam 5 Liter per jamaah sesuai ketentuan Bandara di Saudi.
  • Bimbingan Manasik Umroh
  • Cek Kesehatan Gratis

Harga Paket Umroh April 2018 All In di atas yang belum termasuk dalam paket umroh adalah

  • Biaya pembuatan passport dan doukumen perjalanan lainnya.
  • Vaksinasi untuk suntik meningitis, Rp305.000,00 untuk laki-laki dan Rp320.000,00 untuk wanita.
  • Biaya surat mahram sebesar Rp450.000,00 bagi wanita yang berusia di bawah 45 tahun.
  • Kelebihan bagasi.
  • Keperluan pribadi, seperti telefon, laundry, dll.

 

Anda bisa mengunjungi baitulloh dan melaksanakan umroh. Anda juga bisa memperbanyak ibadah dan doa. Selain itu, Anda juga bisa merasakan kilas balik perjuangan umat Islam di Tanah Arab. Jadi, dengan harga Paket Umroh April 2018 All In yang relatif standar itu, Anda bisa memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya selama melaksanakan rangkaian kegiatan ibadah umroh di sana.

 

BIRO UMROH SOLO

SHAFA TOUR

Telp/sms/whatsapp: 081 226 555 449 (Arief)

Kantor: Jl. Dr. Radjiman 641A Surakarta (Depan Pom Bensin Jongke)

Web: www.shafaumroh.com