Shalat Menggunakan Sandal Atau Sepatu

BIRO UMROH SOLO Shalat Menggunakan Sandal Atau Sepatu Saat kita bepergian ibadah shalat tetap harus dilakukan bagaimanapun kondisinya. Apalagi jika kita sedang beribadah umroh. Wajibnya ibadah shalat ini sampai-sampai Alloh SWT banyak sekali memberi rukhsah atau keringanan dalam menjalankan ibadah shalat. Misalnya, Alloh memperbolehkan hamba-hamba-Nya sholat di mana dan kapan saja selama tempat atau kondisi kita dalam keadaan suci. Saat kita naik kereta api misalnya, kita boleh melakukan ibadah shalat di dalam kereta dengan cara duduk. Alloh SWT juga memberikan keringanan shalat bagi kita yang bersafar untuk meringkas shalat: jamak dan qashar.

Shalat Menggunakan Sandal Atau Sepatu

 

Salah satu sunnah yang berkaitan dengan shalat adalah diperbolehkannya ibadah Shalat Menggunakan Sandal Atau Sepatu. Jadi apabila dalam sebuah perjalanan di dalam kereta, pesawat, atau dalam keadaan mendesak, kita diperbolehkan shalat tanpa harus melepaskannya.

Dalam buku 100 Sunnah Nabi SAW Yang Sering diremehkan karya Haifa’ binti Abdullah Ar Rasyid banyak dijelaskan hadist-hadist dan atsar yang menjelaskan tentang ibadah Shalat Menggunakan Sandal Atau Sepatu.

Al Muhaddist Al Allamah Muqbil bin Hadi Al Wadi’i Al Yamani berkata, “Ini (Shalat Menggunakan Sandal Atau Sepatu) adalah sunnah yang telah ditinggalkan.” Kemudian Ibnu Muflih berkata, “Syaikh Taqiyuddin Ibnu Taimiyah telah menyebutkan bahwa shalat dengan sandal dan semisalnya adalah sunnah.”

Shalat Menggunakan Sandal Atau Sepatu. Diriwayatkan oleh Abu Maslamah Said bin Yazid Al Azdi, ia berkata, “Aku bertanya kepada Anas bin Malik, apakah dulu Nabi SAW shalat dengan menggunakan sandalnya? Anas kemudian menjawab, “Ya.”” (HR. Bukhori, Muslim, dan Tirmidzi). Abu Maslamah kemudian berkata, “Para ulama mengamalkan hal ini.”

Diriwayatkan dari Hammam bin Al Harits, ia berkata, “Aku melihat Jarir bin Abdulloh kencing, kemudian ia berwudhu dengan mengusap sepatunya. Lalu ia berdiri dan shalat. Ia pun ditanya tentang hal itu. Ia lalu menjawab, “Aku pernah melihat Nabi SAW melakukannya seperti ini.”” (HR. Bukhori)

Diriwayatkan dari Mughiroh bin Syu’bah, ia berkata, “Aku membantu Nabi SAW berwudhu. Beliau mengusap kedua sepatunya, kemudian shalat.” (HR. Bukhori)

Diriwayatkan dari Amr bin Syu’aib, dari Amr bin Syu’aib, dari ayahnya, dari kakeknya-Abdullah bin Amr bin Al Ash-, ia berkata, “Aku melihat Rasululloh SAW shalat tanpa alas kaki atau memakai sandal.”

Shalat Menggunakan Sandal Atau Sepatu. Diriwayatkan dari Abu Sa’id Al Khudri, bahwasanya Rasululloh SAW shalat. Di tengah shalat beliau melepas sandalnya, orang-orang pun melepas sandal mereka. Ketika usai shalat, beliau bertanya, “Mengapa kalian melepas sandal kalian?” Mereka menjawab, “Wahai Rasululloh, kami melihatmu melepas sandal, maka kami pun melepas sandal.” Rasululloh SAW bersabda, “Sesungguhnya Jibril memberitahuku bahwa di sepasang sandalku terdapat kotoran. Jika kalian datang ke masjid, hendaklah kalian membalikkan sandalnya dan melihatnya. Bila ia melihat ada kotoran padanya, hendaklah mengusapkannya pada tanah, kemudian ia bisa shalat dengan memakai sandalnya.” (HR. Ahmad, Abu Dawud, dan Ibnu Khuzaimah)

Ada banyak atsar yang menyebutkan bahwa beberapa hadist menunjukkan syariat Shalat Menggunakan Sandal Atau Sepatu dan derajat hadistnya mutawatir dari nabi SAW. Di antaranya beliau shalat dengan menggunakan sandal, melepas sandal karena terkena hadist, dan hadist diperbolehkannya shalat menggunakan sandal. Ibnul Qayyim berkata, “Perbuatan itu adalah sunnah Rasululloh SAW dan para sahabat, baik dengan perbuatan atau dengan perintah.”

Ibnu Utsaimin juga berkata dalam Fatawa-nya, “Shalat dengan memakai sepatu merupakan sunnah.”

 

Itulah beberapa hadist  yang menjelaskan tentang diperbolehkannya Shalat Menggunakan Sandal Atau Sepatu. Semoga bermanfaat.

 

BIRO UMROH SOLO

SHAFA TOUR

Telp/sms/whatsapp: 081 226 555 449 (Arief)

Kantor: Jl. Dr. Radjiman 641A Surakarta (Depan Pom Bensin Jongke)

Web: www.shafaumroh.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.